SuaraSulsel.id - Kementerian Dalam Negeri menunjuk Muhammad Idris sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Sulawesi Barat, menyusul berakhirnya masa jabatan Zudan Arif Fakrulloh pada 12 Mei 2024.
"Tugas dari pemerintah pusat harus saya emban mulai hari ini sebagai Pelaksana Harian Gubernur. Tugas ini bagian dari tindak lanjut keberlanjutan pemerintahan di Sulbar," kata Muhammad Idris pada apel perdana sebagai Plh Gubernur Sulbar, di Mamuju, Senin 13 Mei 2024.
Ia menyampaikan bahwa tugas yang akan dijalankan ada tiga, yakni menjamin tidak ada kekosongan pimpinan pemerintahan, menghadiri kegiatan nasional, regional maupun di daerah serta memastikan program sebelumnya tetap berjalan.
"Misalnya, program empat plus satu dan program nasional yang dicanangkan pak Zudan Arif Fakrulloh, harus dijalankan karena ini amanat pemerintah pusat," kata Muhammad Idris yang juga sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar itu.
Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tetap fokus menjalankan amanah.
"Kami juga akan menjalankan tugas penting, menjalankan program pemerintah provinsi. Jadi saya minta OPD (organisasi perangkat daerah) tetap fokus menjalankan program," katanya.
Sementara itu, Zudan Arif Fakrulloh yang juga hadir secara virtual pada apel tersebut menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Sulbar atas sambutan hangat yang diberikan selama bertugas sebagai penjabat gubernur.
"Sebuah kebanggaan sebab mendapat kehormatan bertugas di Sulbar selama setahun. Apalagi dengan penyambutan para ASN serta masyarakat," ujar Zudan Arif Fakrulloh.
Ia mengapresiasi kerja sama yang terbangun antar-OPD, sehingga selama menjabat sebagai penjabat gubernur, Pemprov Sulbar dalam setahun telah berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan.
Baca Juga: Kabar Pj Gubernur Sulsel Akan Diganti, Bahtiar Tertawa: Kita Anak Buah, Jangan Direspon
"Saya apresiasi, rekan-rekan bekerja sangat keras, berlari cepat dan menghasilkan karya luar biasa. Sekitar 25 penghargaan itu dari kawan-kawan semua, terima kasih kepala OPD para asisten dan kepala sekolah. Saya bisa melihat kerja keras teman-teman dan kerja cerdasnya," ujarnya.
Koordinasi antara OPD lingkup Pemprov Sulbar yang sudah terbangun, menurut Zudan, perlu terus ditingkatkan, termasuk dalam bekerja dengan berlandaskan birokrasi modern.
"Kalau ini bisa dilanjutkan terus, tidak lama lagi Sulbar bisa berada pada tingkat 10 besar. Ini luar biasa potensi Sulbar," ujar Zudan Arif Fakrulloh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terungkap! Ini Alasan Pengunduran Diri Massal Kepsek SMA/SMK di Sulsel
-
Lari dari Siksa Suami, Istri Oknum Dosen UNM Resmi Lapor Polisi: Begini Kata Pihak Kampus
-
Proyek Strategis Nasional Blok Masela Dikawal Ketat Polisi
-
Lulusan SMA Unggulan Makassar Jual Es Kopi Keliling: Kisah Wahyudi dan Mimpi yang Tertunda
-
Tiga Tahun Daeng Sangkala Lumpuh di Gubuk Sederhana