SuaraSulsel.id - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Profesor Husain Syam menyatakan serius maju bertarung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, bahkan telah mendaftar sebagai bakal calon gubernur di empat partai politik (parpol).
"Bismillah. Mohon dukungan dan doanya maju Pilgub Sulbar," kata Husain singkat saat dikonfirmasi di Makassar, Sabtu 11 Mei 2024.
Menjelang berakhirnya masa bakti sebagai Rektor UNM pada tanggal 17 Mei 2024, Husain mendaftar sebagai bakal calon gubernur ke parpol. Hal ini, menurut dia, sebagai bentuk keseriusan membangun kampung halamannya di Sulbar.
Pria dengan akronim PHS (Profesor Husain Syam) ini pertama mendaftar di Partai Demokrat Sulbar. Dia diterima pengurus inti, yakni Ketua Tim Penjaringan Abdul Wahab Abdi didampingi sekretarisnya Abrar, Bappilu Sukri Umar, dan Ketua OKK Firman Agro Waskito.
Baca Juga: 4 Terdakwa Korupsi Unsulbar Lakukan Pembelaan
Selanjutnya, PHS bergeser ke Partai Hanura. Dia diterima Sekretaris DPD I Hanura Sulbar sekaligus menjabat Ketua Penjaringan dan Pemenangan Partai Hanura Muhammad Salil beserta jajaran pengurusnya.
PHS menuju ke Partai Amanat Nasional (PAN) Sulbar. Dia diterima Ketua Penjaringan Pilkada Yakub didampingi sekretarisnya Awaluddin Hercules serta jajaran pengurus partai tersebut.
Di Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sulbar, PHS diterima Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulbar Carles Wiseman didampingi Bendaharanya Junaedi Hafid serta jajaran pengurusnya.
Kedatangan PHS di empat parpol tersebut mengharapkan dukungan serta optimistis untuk dapat diusung partai maju bertarung pada Pilgub Sulbar, 27 November 2024.
Berdasarkan syarat dukungan parpol untuk dapat mendaftarkan diri menjadi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di KPU Provinsi Sulbar minimal memiliki dukungan sembilan kursi DPRD Provinsi Sulbar dari total 45 kursi.
Baca Juga: Rektor UNM Husain Syam Kantongi Surat Tugas Partai Golkar untuk Calon Gubernur Sulbar
Empat parpol tersebut, yaitu PAN, Hanura, dan PDI Perjuangan masing-masing memiliki lima kursi dan Demokrat delapan kursi di DPRD Sulbar periode 2019—2024.
Berita Terkait
-
Punya Desain Ikonik, Nikmatnya Kuliner Rumah Makan Pondok Kelapa di Campalagian
-
Mau Camp di Akhir Pekan? Bukit Soe Pemboborang di Majene Cocok Jadi Pilihan
-
Buttu Pattumea di Majene, Tempat Berlibur di Alam Sambil Mengulik Sejarah
-
Wisata Pulo Baluno, Destinasi Wisata Mangrove yang Memesona di Majene
-
Wisata Salu Paja'an di Polman, Tempat Ternyaman untuk Bersantai
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?