SuaraSulsel.id - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam menyatakan telah mengantongi surat tugas dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk maju sebagai kontestan Pilkada Provinsi Sulawesi Barat pada 27 November 2024.
"Insya Allah, kita akan maju dan telah mendapat dukungan dari Partai Golkar karena sudah ada surat perintahnya," ujar Husain Syam kepada wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 1 April 2024.
Ia menjelaskan, surat tugas tersebut telah diterima pada 28 Maret 2024 beserta surat perintah untuk maju di Pilkada Sulbar dan menyakini Golkar akan mengusungnya nanti.
Selain dirinya, surat tugas juga diberikan kepada sejumlah nama-nama tokoh di Sulsel. Kendati demikian, Husain menyatakan optimistis bisa mendapat dukungan dari Golkar.
Selain dari Partai Golkar, ia masih optimistis mendapat dukungan dari partai lain seperti Gerindra, PDIP, dan PPP dengan harapan dapat menambah kekuatan saat bertarung nantinya. Walaupun Golkar sebenarnya bisa mengusung calon sendiri tanpa berkoalisi dengan partai lain.
"Sementara kita menjalan komunikasi politik dengan partai Gerindra, itu kan partai pemerintah sekarang. Ada juga PKB, dan PDI-P. Sebenarnya Golkar saja sendiri bisa (mengusung), karena sudah cukup 10 kursi di DPRD Sulbar," papar Rektor UNM dua periode ini.
Sejauh ini, kata dia, tim telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Sulbar. Karena salah satu tujuannya maju adalah percepatan akselerasi pembangunan di Sulbar yang saat ini dirasakan melambat.
Sebelumnya, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Perintah berisi nama-nama yang ditugaskan maju di Pilkada Serentak 27 November 2024 dengan nomor surat Sprint 1369/DPP/GOLKAR/III/2024, Ter tanggal 21 Maret 2024 dan diteken Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan Sekjen, Lodewijk F Paulus.
Surat Tugas tersebut menugaskan nama yang diusung partai Golkar masing-masing, Bakal Calon Gubernur Sulbar yakni Aras Tammauni, H Hamzah Hapati Hasan, Prof Husain Syam, dan H.Arwan Aras. (Antara)
Baca Juga: Mahasiswa UNM Lempari Polisi Dengan Batu, Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRImo Punya Fitur Baru, Transfer Sekaligus Nabung Emas Mulai Rp10.000
-
Mahasiswa Makassar Sebut Program Makan Bergizi Gratis Ladang Korupsi
-
Pemprov Papua Salurkan Bantuan Darurat untuk Warga Korban Bom Perang Dunia II
-
Kronologi Pasien Tikam Pasien di RSUP Wahidin: Pelaku Mondar-mandir Sebelum Beraksi
-
Perusahaan Jamin Keamanan PLTSa Makassar, Ajak Warga Tamalanrea Studi Banding ke China