SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengusulkan kepada rombongan Komisi V DPR RI agar membangun bendungan karet di Sungai Tallo dan Jeneberang.
"Ini adalah salah satu momentum di mana kunjungan reses Masa Persidangan IV Tahun 2023-2024 anggota Komisi V DPR di Kantor Gubernur Sulsel kami manfaatkan untuk mengusulkan beberapa program mendesak seperti pembangunan bendungan," ujarnya, Sabtu 6 April 2024.
Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan kunjungan Komisi V DPR-RI di Makassar, Sulawesi Selatan, dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi persiapan mudik Lebaran 2024.
Di hadapan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Andi Iwan Darmawan Aras, Danny mengusulkan pembangunan bendungan karet di Sungai Tallo dan Jeneberang.
"Jadi tadi kami mengusulkan untuk dibuat bendungan karet di Sungai Jeneberang dan Sungai Tallo," katanya.
Danny menyatakan, jika bendungan karet itu dibangun maka Sungai Jeneberang bisa berfungsi maksimal sebagai sumber air baku. Begitu pun dengan Sungai Tallo bisa dijadikan sumber air baku.
Ia menjelaskan, jika sebagian warga Kota Makassar untuk musim kemarau kesulitan mendapatkan air bersih. Sehingga dengan adanya bendungan tersebut akan memudahkan dalam membangun proyek infrastruktur.
"Dan Sungai Tallo bisa dijadikan sumber air baku. Tapi selama inikan tidak ada. Jadi manajemen air kita lebih baik," terangnya.
Usulan tersebut, lanjutnya telah didiskusikan terlebih dulu bersama Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin.
Baca Juga: Wali Kota Makassar Ancam Tutup TPA Tamangapa Untuk Perusahaan Swasta
"Dari tadi pagi saya bersama dengan Pak Pj Gubernur sudah mendiskusikan itu. Makanya tadi saya usulkan itu," tuturnya.
Ia pun mengatakan jika usulan itu mendapat respon positif dari Komisi V DPR-RI, sehingga ia berharap agar usulan-usulan tersebut bisa ditindaklanjuti.
Apalagi di Jeneberang yang sudah memiliki bendungan karet namun kondisinya sudah rusak sehingga butuh perbaikan.
"Alhamdulillah tadi sudah dicatat, semoga itu bisa ditindaklanjuti. Di Jeneberang kan sudah ada tapi rusak, makanya air asin masuk. Jadi di Jeneberang itu bisa Makassar ambil bisa Gowa ambil," bebernya.
Sebelumnya, Danny Pomanto mendampingi Pj Bahtiar Baharuddin menerima kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Kawasan Gor Sudiang guna memastikan kesiapan lahan.
"Kalau stadion itu aman, saya cuma mengusulkan agar kapasitasnya 30 ribu penonton dan itu suratnya sudah ada," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Setelah Kapolres Bima Kota, Kini Kasat Narkoba Toraja Utara Ditangkap Diduga Jadi Kaki Tangan Bandar
-
Misteri Kematian Bripda Dirja Pratama: Sempat Telepon Ibu Saat Subuh, Siang Pulang Tak Bernyawa
-
Wamenhan: Indonesia Siap Keluar dari Board of Peace
-
Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
-
Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas Kecelakaan di Tol Makassar, Diduga Akibat Aquaplaning