SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berencana untuk menyebar sebanyak 100 juta bibit ikan nila. Termasuk di Danau Tempe yang terletak di Kabupaten Wajo.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan nila dan mendukung keberlanjutan sektor perikanan di daerah tersebut.
Sebanyak 1 juta 10 ribu ikan nila dan ikan mas ditebar di Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe oleh Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, Bupati Wajo Amran Mahmud, dan Nelayan.
"Saya memberikan perhatian serius ke perikanan. Masyarakat Wajo kehidupannya dikelilingi oleh danau atau tappareng," kata Bahtiar, usai menyebar bibit ikan di Danau Tempe, melansir dari keterangan yang diperoleh, Jumat (09/02/2024).
Upaya ini, karena melihat jumlah ikan di bendungan dan danau semakin berkurang. "Saya tahu ikannya makin hari makin berkurang, karena banyak faktor yang mempengaruhi," sebutnya.
Bantuan benih ini dukungan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Balai Benih Ikan di Soppeng, Sidrap, Takalar dan kementerian.
"Jadi semua ini bersatu dari kementerian, provinsi dan kabupaten/kota di Sulsel, kami mau membagi bibit nila tahun ini di Sulsel 100 juta. Saya serius agar ada dampaknya kepada masyarakat," ujarnya.
"Insya Allah enam bulan ke depan, saya kasiki satu juta, jadi mohon dijaga ini sehingga berkembang," imbuhnya.
Selain bantuan benih, program pemerintah diantaranya pembuatan rumpon dan terumbu karang buatan.
Baca Juga: Sofha Marwah: Sukun Bisa Jadi Alternatif Pangan
Kepala Dinas Perikanan Wajo, Andi Ismirar Sentosa, mengatakan, program ini sangat membantu nelayan.
"Ini adalah program Pj Gubernur, ini sangat membantu nelayan kita di Danau Tempe. Ini sangat luar biasa," tandasnya.
Usai menebar benih secara simbolis, Pj Gubernur Sulsel juga memberikan bantuan bibit ikan nila kepada ratusan nelayan yang berasal dari Wajo, Soppeng dan Sidrap.
Para nelayan ini yang selama ini mencari ikan di Danau Tempe yang mengitari tiga kabupaten tersebut, dan akan menyebarkan ikan di sepanjang Danau Tempe.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?