SuaraSulsel.id - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, bersama Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) melepas secara simbolis Percepatan Penyaluran Bantuan Pangan Secara Serentak di 24 Kabupaten/Kota Se-Sulsel, di Gedung Bulog Makassar, Rabu, 7 Februari 2024.
Ia juga menyerahkan secara langsung bantuan pangan dari Presiden Jokowi kepada masyarakat Makassar.
"Alhamdulillah terima kasih, senang sekali dapat bantuan, semoga selalu ada," kata penerima bantuan, Mastika.
Sebelumnya, Wakapolri dan Pj Gubernur Sulsel juga melakukan telekonferensi interaktif dengan bupati/wali kota se-Sulsel. Pelepasan 100 ton beras untuk Makassar khusus Kecamatan Panakkukang ini menandai launching secara serentak se-Sulsel.
Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sulselbar, Muhammad Imron Rosidi, mengatakan, bantuan ini juga telah disalurkan oleh beberapa kabupaten dan kota lainnya.
"Hari ini ada launching, sebenarnya ini untuk Makassar dan dirangkaikan serentak seluruh Sulawesi Selatan, hari serentak launching, walaupun ada kabupaten lain sudah disalurkan bantuannya," papar Imran.
Ia mengatakan, Bulog mengapresiasi kehadiran Wakapolri dan Pj Gubernur Sulsel serta Wali Kota Makassar yang hadir secara langsung.
"Ini kita sangat gembira sekali karena didukung Pak Gubernur, dan teman-teman dari Satgas Pangan. Wakapolri juga hadir di sini menjadi semangat kita untuk bisa menyalurkan lebih baik dan lebih cepat lagi. Karena masyarakat membutuhkan," ujarnya.
Adapun Bahtiar Baharuddin mengatakan, perhatian pemerintah pusat untuk masyarakat Sulsel sangat luar biasa.
Baca Juga: Wakapolri Agus Andrianto: Aparat TNI-Polri Tetap Netral dalam Pemilu 2024
"Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatiannya kepada masyarakat Sulsel," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi
-
Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar
-
Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor
-
Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'
-
Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan