SuaraSulsel.id - Sappe adalah Calon Legislatif dari PKS yang viral setelah mengaku sebagai nelayan. Saat naik ke panggung bersama Calon Presiden Anies Baswedan.
Dia menaruh harapan besar kepada Anies Baswedan untuk melakukan perubahan di Indonesia.
Berikut 5 fakta tentang Sappe, pria yang mengaku Nelayan di Kampanye Anies Baswedan:
1. Mengaku sebagai perwakilan nelayan dan petani di Kota Parepare
Sosok Sappe, pria yang mengaku sebagai perwakilan nelayan dan petani di kota Parepare, Sulawesi Selatan, saat kampanye Anies Baswedan terungkap.
Sappe mengungkap siapa dirinya, setelah aksinya yang diduga berpura-pura sebagai nelayan disorot warganet.
Aksi Sappe menimbulkan pertanyaan dan keragu-raguan. Sebab pakaian yang digunakan dan caranya berorasi disebut tidak seperti seorang nelayan.
Karena banyak yang meragukan aksi tersebut, Sappe pun melakukan klarifikasi di media sosial.
Sappe menyampaikan klarifikasi atas video viralnya. Dia menyampaikan bahwa dia betul merupakan nelayan yang tinggal di pesisir pantai Kota Parepare.
Baca Juga: Viral Gedung Pinisi Bulukumba Porak-poranda Dihantam Angin Kencang, Baru 2 Hari Diresmikan
"Yang pastinya kami memang anak nelayan tinggal di pesisir pantai Tonrangen, kota Parepare," kata Sappe dalam video klarifikasinya.
2. Menangis saat orasi di atas panggung kampanye Anies Baswedan
Saat naik ke atas panggung, Sappe terlihat menangis menyampaikan keluh kesahnya kepada Anies Baswedan.
"Kami tidak butuh makan gratis, kami tidak butuh susu gratis. Kami butuh kesetaraan," kata Sappe, sambil menagis.
3. Pernah Rencanakan Aksi ke SPBU
Sappe mengaku pernah berencana memimpin aksi membawa perahu nelayan ke SPBU karena sulitnya nelayan mendapatkan bahan bakar.
4. Sappe menegaskan bahwa kalung dan cincin yang dia kenakan bukan terbuat dari emas
Ada juga yang mempersoalkan penampilan Sappe. Karena dianggap tidak seperti penampilan seorang nelayan.
"Nah itulah cara kami menyampaikan aspirasi," katanya.
"Ada juga yang mempermasalahkan kalung saya. Ini bukan kalung emas, cincin juga bukan emas," ungkapnya.
5. Merupakan Calon Legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Dia juga mengaku saat ini maju sebagai seorang Calon Legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.
"Apakah seorang anak nelayan tidak boleh menjadi Caleg? tentu tidak," kata Sappe.
Sebelumnya Anies Baswedan menghadiri Konsolidasi Akbar DPW Partai NasDem Sulsel di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa 6 Februari 2024.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menekankan, kemajuan perkotaan bukan hanya pembangunan pada infrastruktur bangunan kota, tapi segala perangkat pendukungnya juga perlu dibangun dan disediakan untuk dimanfaatkan masyarakat.
Saat itu Sappe naik ke atas panggung dan menyampaikan keluh kesahnya. Sappe mengaku tidak butuh makan siang gratis dan susu gratis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap