SuaraSulsel.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat melakukan razia menyeluruh di Kabupaten Mamuju, menargetkan kendaraan yang menggunakan knalpot brong atau knalpot bising. Razia yang dilaksanakan oleh Subdit Patroli Jalan Raya (PJR) tersebut berlangsung di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas, termasuk Jalan Simpang Lima Kali Mamuju, Jalan Husni Thamrin, dan Jalan Soekarno Hatta.
Wakil Direktur Ditlantas Polda Sulbar, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Islam, menjelaskan bahwa razia ini dilakukan dengan menggunakan sistem hunting untuk menyasar pengendara roda dua yang menggunakan knalpot bising dan pengendara yang tidak mematuhi kelengkapan berkendara.
"Pada razia ini, kami berhasil menjaring 46 pelanggar lalu lintas, di mana 26 di antaranya melanggar aturan penggunaan knalpot bising," ungkap Muhammad Islam.
Muhammad Islam menegaskan bahwa tindakan tegas dalam bentuk sanksi penilangan dilakukan sebagai upaya peneguhan bahwa penggunaan knalpot bising dapat menimbulkan keresahan dan reaksi penolakan dari masyarakat serta mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.
"Sanksi penilangan ini juga sebagai imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja di daerah ini, agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar pada kendaraan mereka," tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Polda Sulbar akan terus melanjutkan penindakan terhadap pelanggaran knalpot bising guna menciptakan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut. Muhammad Islam menekankan bahwa setiap kendaraan yang masih menggunakan knalpot bising akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Berita Terkait
-
PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin: ASN Harus Netral, Tidak Boleh Kampanye
-
Pemenang Pemilu di Sulawesi Selatan Bisa Segera Diketahui Lewat Aplikasi Ini
-
Penjabat Gubernur Sulsel Dorong Kabupaten Bone Sebagai Pusat Logistik Maritim
-
Apa Itu Logam Tanah Jarang, Jadi Perbincangan Hangat di Kabupaten Mamuju
-
Rata-rata Pendapatan Masyarakat Luwu Timur Mencapai Rp7 Juta Per Bulan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan
-
Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara