- Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge Bulukumba melakukan ekspor perdana hampir satu ton ikan segar ke Arab Saudi, Jumat (9/1).
- Program KNMP bertujuan meningkatkan produktivitas nelayan lokal dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional.
- Fasilitas KNMP mendukung ekspor, dengan eksportir menawarkan permintaan lanjutan mencapai 2,5 ton ikan per hari.
SuaraSulsel.id - Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), melakukan ekspor perdana hampir satu ton ikan segar ke Arab Saudi.
Sekaligus menandai langkah awal pengembangan pasar internasional bagi nelayan pesisir.
Pelepasan ekspor berlangsung Jumat (9/1), di KNMP Bentenge.
Ikan hasil tangkapan nelayan setempat dibawa menggunakan mobil pendingin menuju Makassar, sebelum diterbangkan ke Jeddah pada hari yang sama.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP Trian Yunanda dalam keterangan pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, mengatakan program KNMP dirancang untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pasar.
“Dari yang tadinya lokal kini merambah pasar internasional,” ujar dia, Sabtu (10/1).
Lebih lanjut ia mengatakan pembangunan infrastruktur KNMP Bulukumba sudah memasuki tahap akhir.
KKP telah menyalurkan fasilitas pendukung berupa mobil pendingin, kapal, mesin kapal, hingga alat tangkap, yang nantinya dikelola koperasi.
Trian mengatakan KNMP Bentenge juga dilengkapi tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, stasiun pengisian bahan bakar umum nelayan (SPBUN), bengkel kapal, kios perbekalan, balai nelayan.
Baca Juga: 9 Orang Terombang-ambing di Selat Makassar Diselamatkan Kapal Perang TNI AL
Serta fasilitas rantai dingin berupa pabrik es portabel, coolbox, mobil pendingin, dan gudang beku.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba Muh Thaiyeb Maningkasi menyebut kehadiran KNMP akan mendukung pengembangan sektor perikanan daerah.
“Jika sudah beroperasi penuh, aktivitas perikanan akan kami pusatkan di sana,” katanya.
Thaiyeb optimistis ekspor ikan Bulukumba akan terus meningkat.
Setelah pengiriman perdana ikan kerapu macan dan tenggiri hampir satu ton, eksportir menawarkan tambahan permintaan hingga 2,5 ton per hari.
Menurut dia, fasilitas penyimpanan berpendingin atau cold storage dan mobil pendingin yang tersedia di KNMP akan membantu nelayan memenuhi tingginya permintaan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan