SuaraSulsel.id - Polisi menangkap 2 remaja. Karena kedapatan membawa sejumlah anak panah dan senjata tajam.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Polresta Kendari mengamankan beberapa remaja saat melakukan operasi pengamanan dalam menyikapi maraknya kasus pembusuran di Kota Kendari, Rabu (18/5/2022).
Kapolres Kendari Kombespol Muh. Eka Faturrahman mengatakan, 2 remaja diamankan dalam operasi pengamanan usai kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang dan anak panah.
Mereka ditangkap di Penginapan Mega, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Penangkapan dilakukan oleh Tim Buser 77 Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kendari.
Kedua remaja itu berinisial ARH (15), A (23), dengan 2 teman perempuannya, ditangkap di Penginapan Mega, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, sekira pukul 00.30 Wita, Rabu (18/05/2022).
Dari keterangan ARH (15), sajam yang dibawanya adalah milik salah satu rekannya. Ia juga menuturkan, membawa busur dengan tujuan untuk berjaga-jaga.
Polisi mengamankan 4 buah anak panah dan menyita 1 buah parang dari kedua pelaku.
Kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kepemilikan sajam.
Baca Juga: Pemuda yang Diteriaki Pencuri 3 Hari Lalu Ditemukan Tewas Mengapung di Teluk Kendari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar