SuaraSulsel.id - PT Semen Tonasa kembali menorehkan prestasi dari sisi kinerja produksi. Tahun ini, perusahaan semen terbesar di kawasan timur Indonesia itu berhasil melebihi target capaian Running Hours 1.580 jam untuk Kiln IV.
Sebagai bentuk rasa syukur, perusahaan mengadakan santap siang bersama. Dirangkaikan dengan kegiatan penanaman pohon bersama keryawan dan pekerja pabrik di CCR Tonasa V, Selasa, 30 November 2021.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Semen Tonasa Mufti Arimurti yang didampingi Direktur Operasi Bambang Haryanto menyebut bahwa capaian running hours Kiln 1.580 jam adalah sesuatu yang tidak mudah.
"Hampir setahun saya memimpin PT Semen Tonasa, saya merasakan bahwa PT Semen Tonasa ini memang berbeda. Saya sudah pernah berkunjung ke pabrik semen yang lain. Saya melihat, teman-teman di PT Semen Tonasa ini punya darah pejuang yang hebat. Sehingga kalau diberi tantangan itu malah menantang balik. Apabila diberi target selalu terlampaui," imbuhnya.
Ari, sapaan akrabnya juga menambahkan, bahwa segala capaian kinerja di PT Semen Tonasa tetap harus memperhatikan faktor karyawan, kesehatan, serta keamanan lingkungan.
"Alhamdulillah, di tengah perayaan ulang tahun Semen Tonasa yang ke-53 ini, kita bisa mencapai prestasi yang menggembirakan. Dan saya merasa bersyukur berada di sini. Dalam perjalanannya, mengelola Semen Tonasa tidak mudah. Namun alhamdulillah selalu punya capaian yang baik. Semoga dengan capaian ini kita tidak mudah berpuas diri. Tahun depan kita harus benahi pabrik ini dengan baik," pungkasnya.
Senada dengan itu, Bambang Haryanto, Direktur Operasi PT Semen Tonasa Menyampaikan apresiasi kerja keras. Kepada seluruh pihak yang terlibat dalam beberapa tahun terakhir.
"Kita tentu berbahagia bersama dengan kondisi pabrik kita mencapai 1.580 jam beroperasi. Ini tentu tidak mudah, sangat tidak mudah. Ini sangat menantang. Namun sekaligus menginspirasi kita agar menjadi lebih efisien dan efektif. Semoga kedepannya seluruh karyawan bisa lebih solid lagi. Sehingga, segala tantangan yang semakin besar ke depan bisa dihadapai dengan penuh kenikmatan. Yaitu dengan saling membantu satu dengan yang lain," tuturnya.
Baca Juga: Terduga Teroris di Sulsel Ingin Merampok dan Menyerang Petugas
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu