SuaraSulsel.id - Konflik Rektor Universitas Negeri Makassar atau UNM Prof Husain Syam dan Pemprov Sulsel belum usai.
Husain Syam kembali meradang. Karena Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Sulsel, Prof Muhammad Jufri memilih tetap mengabdi di Pemprov Sulsel.
Rektor Husain kemudian menegaskan M Jufri tidak boleh lagi kembali ke Kampus UNM.
"Dia pilih itu (Dinas Pariwisata) silahkan. Putus semua, tidak ada lagi. Dia harus pindah, jangan kembali," tegas Husain Syam, Rabu 10 November 2021.
Ia mengatakan, jika Jufri kukuh memilih Pemprov Sulsel, maka akan dikeluarkan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Apalagi UNM tidak pernah merekomendasikan Jufri di jabatan sekarang saat ini.
"Kita tidak rekomendasikan di tempat itu. Tapi dia pilih itu, silahkan. Urus di sini Kementerian lalu pindah," lanjutnya.
Namun, ia mengaku menghormati apa pun keputusan Prof Jufri. Apalagi jika Pemprov Sulsel sangat membutuhkannya.
"Saya pikir bahwa ini atas keputusan pemerintah untuk akselerasi pembangunan. Pemprov Sulsel bilang dia layak di situ," ungkapnya.
Sementara, Jufri mengaku sudah tidak lagi mengajar di UNM sejak bulan lalu. Ia fokus mengurus pariwisata. Usai dilantik jadi kepala dinas.
Baca Juga: Jembatan Poringan Luwu Ambruk, Plt Gubernur Sulsel: Segera Bangun yang Baru
Ia juga memilih tidak banyak komentar soal reaksi Rektor UNM. Ia mengaku jabatannya saat ini menandakan pilihannya.
"Tidak usah dibahas hal itu. Saya sudah memilih dimana," ungkapnya.
Sebelumnya, pergeseran Prof M Jufri dari Kepala Dinas Pendidikan ke Dinas Pariwisata menimbulkan riak. Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Husain Syam bahkan menyurat ke Pemprov Sulsel agar mengembalikan Prof Jufri.
Husain memilih menarik M Jufri untuk kembali ke kampus UNM. Dibanding menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
Dalam suratnya, Husain menegaskan penugasan Muhammad Jufri sebagai Kepala Dinas Pariwisata tidak sesuai dengan kompetensinya di bidang pendidikan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Pembangunan Islamic Center Mandeg, Mahasiswa Luwu Timur Tagih Janji Bupati Irwan Bachri
-
Hadiri Acara Saudagar Bugis, Sherly Tjoanda Ungkap Kisah Ayah yang Pernah Hidup Susah di Makassar
-
Ancaman Krisis Pangan 2026 Dampak 'Godzilla' El Nino, Amankah Stok Beras di Lumbung Pangan Sulsel?
-
Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah
-
Jerit Hati Ayah di Makassar: Istri Diduga Tega Jual 4 Anak, Satu Dipanjar Sejak dalam Kandungan