Spanduk tersebut dinilai bertentangan dengan komitmen Bosowa sebelumnya, yang akan menyerahkan lahan tersebut ke Pemkot Makassar.
Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Darlis mengaku penyerahan lahan oleh pihak ketiga saat itu hanya sekadar seremonial atau lisan. Tidak ada alas hak berupa sertipikat lahan yang diserahkan hingga kini.
"Kemarin itu memang cuma pernyataan dari beberapa pemilik lahan di sana. Ada beberapa termasuk Bosowa, Chairul Tanjung, GMTD," kata Darlis, Selasa, 2 November 2021.
"Jadi memang ada pernyatannya untuk menyerahkan lahan untuk pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga. Tapi sejauh ini belum ada tindak lanjut terkait penyerahan sertifikat," tambahnya.
Baca Juga: Pemkot Makassar Akan Gunakan Mesin Pengolah Sampah Berbasis Energi
Ia mengaku Pemkot Makassar saat ini hanya fokus pada rehabilitasi Jalan Metro Tanjung Bunga, bukan pengerjaan pedestrian. Termasuk memperbaiki median jalan yang juga butuh pembenahan.
Proyek rehabilitasi yang dilakukan Pemkot Makassar, kata Darlis sepanjang 6 Km. Mulai dari Rumah Sakit Siloam hingga Jembatan Barombong.
"Khusus rehabilitasi jalan masuk di APBD pokok. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp90 miliar sepanjang 6 km dari RS Siloam sampai ke jembatan Barombong," tandasnya.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto juga sebelumnya mengaku enggan melanjutkan pelebaran jalan di Tanjumh Bunga. Proyek tersebut tidak mendesak.
Apalagi di kondisi pandemi seperti ini. Anggaran fokus ke refocussing untuk penanganan Covid-19.
Baca Juga: Pemkot Makassar Mulai Uji Coba Sekolah Tatap Muka Dengan Syarat
"Kami tidak melanjutkan proyek Metro Tanjung Bunga. Anggaran itu akan kami pakai untuk penanganan Covid-19 yang selama ini jauh dari maksimal," tegas Danny.
Berita Terkait
-
Dukung Industri Nikel, Mitsubishi Fuso Bangun Part Depo ke-19 di Morowali
-
Diwarnai Aksi Saling Lempar, Unjuk Rasa Ribuan Suporter PSM Makassar di Menara Bosowa Rusuh
-
Sedang di Irak Demi Bela Timnas, Asnawi Mangkualam Ternyata Wisuda Diwakilkan Sang Ibunda Hingga Tuai Pujian
-
Erwin Aksa: Problem Mendasar Kita Saat Ini adalah Pendidikan, Berikutnya Ekonomi
-
Pantai Indah Bosowa: Daya Tarik, Lokasi, dan Harga Tiket
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting
-
Alarm Pagi Bikin Stres? Ini 9 Trik Jitu Kembali Produktif Setelah Liburan
-
BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Luwu Timur
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar