SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar masih terus berupaya melakukan vaksinasi Covid-19 atau virus corona hingga ke tingkat Rukun Tetangga atau RT. Bahkan, Pemkot Makassar menargetkan dalam sehari vaksinasi warga di 100 Lingkungan RT dapat dituntaskan.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto mengatakan program tersebut diberi nama vaksinasi Covid-19 Sapu Jagad. Tujuannya, adalah untuk mempercepat cakupan vaksinasi kepada masyarakat. Agar kedepannya dapat membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.
"Kita gelar vaksinasi sapu jagad, vaksinasi yang diharapkan selesai di Makassar. Target tiap kecamatan selesai dalam tiga hingga empat hari," kata Danny Pomanto di Makassar, Selasa 21 September 2021.
Dalam program vaksinasi sapu jagad itu, kata Danny Pomanto, pihaknya mengundang masyarakat yang belum melakukan vaksin virus corona melalui RT. Penyebabnya karena selama ini proses vaksinasi masih bergantung pada masyarakat yang datang di suatu tempat atau komunitas. Tidak berdasarkan alamat domisili.
"Kami sekarang mau menyisir orang yang belum mendapatkan kesempatan untuk vaksinasi secara komunitas," terang Danny Pomanto.
Sebab itu, dia berharap agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendukung terkait ketersediaan vaksin covid-19 agar pemberian vaksin kepada seluruh masyarakat dapat merata.
"Kami harap Pemprov Sulsel bisa membackup program kita ini," ujar dia.
Danny Pomanto meminta agar seluruh masyarakat mendukung untuk mensukseskan program vaksinasi tersebut. Sehingga angka penyebaran virus corona di Makassar dapat terkendali dengan terbentuknya kekebalan kelompok.
"Kalau masih ada tidak percaya pandemi, kita bikin penanganan tersendiri secara persuasif. Kita undang tokoh masyarakatnya datang," katanya.
Baca Juga: Alasan Wali Kota Makassar Tidak Mau Campuri Pembangunan Stadion Mattoanging
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap