"Tapi saya juga pernah bertemu dengan Nurdin Abdullah di rumah jabatan setelah lahan dibayar. Saat pembayaran saya ikut menyaksikan," tutur Nasruddin.
Hasmin yang juga Anggota DPRD Kabupaten Maros mengaku menjadi perantara antara beberapa pemilik lahan dan Nurdin Abdullah sebagai pembeli. Ia diminta Nurdin Abdullah untuk mengurus semua dokumen lahan tersebut.
Kata Hasmin, awalnya Kepala Dusun Arra menyampaikan bahwa ada lahan milik Abdul Samad yang cukup strategis di Kabupaten Maros akan dijual. Ia kemudian menyampaikan hal tersebut ke Nurdin Abdullah.
"Saya sampaikan ke Pak NA dan beliau suka tanahnya. Saya kan perantara, pak," ujar Hasmin.
Nurdin Abdullah lalu meminta Hasmin untuk menawar harga. Nurdin minta ditawar Rp15 ribu per meter, namun oleh Abdul Samad ditolak.
"Samad kasih harga Rp17 ribu kemudian saya sampaikan ke Pak Nurdin. Pak Nurdin tawar Rp15 ribu, Samad tidak mau. Dia mau tetap Rp17 ribu, jadi itu yang disepakati," ujarnya.
Nurdin Abdullah kemudian sepakat membeli lahan tersebut Rp17 ribu per meter. Saat itu pembayarannya dilakukan sebanyak dua kali secara tunai.
"Saat itu saya panjar Rp100 juta ke Samad dan diurus legalitasnya. Awal Juni 2021," tutur Hasmin.
Tak hanya lahan milik Abdul Samad dan Nusran yang dibelinya. Ada juga atas nama Aminuddin dan Marsudi.
Baca Juga: Importir Aspal Sebut Nurdin Abdullah Pinjam Uang Rp4,6 Miliar Pakai Jaminan Ruko
Ia mengaku tak tahu menahu soal asal uang pembelian lahan tersebut. Ia tidak berani menanyakan ke Nurdin Abdullah.
Hasmin hanya disuruh mengambil uang tersebut di rumah jabatan secara tunai. Uang itu kemudian dibawa ke rumahnya di Maros lalu memanggil pemilik lahan dan dibayar lunas.
"Untuk Abdul Samad Rp2,2 miliar, Aminuddin Rp300 juta, Marsudi Rp100 juta, Nusran Rp500 juta lebih," rinci Hasmin.
Ditanya soal pemanfaatan lahan tersebut, Hasmin mengaku untuk kepentingan keluarga.
Nurdin Abdullah mau menjadikan lahan tersebut menjadi daerah pembibitan buah. Nantinya bibit buah itu akan dibagi secara gratis ke masyarakat.
"Yang saya tahu beliau beli tanah untuk kepentingan keluarga. Beli kebun untuk tempat pembibitan dan akan dibagikan ke masyarakat. Gratis," tukas Hasmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8