Muhammad Yunus
Rabu, 07 Januari 2026 | 17:23 WIB
Dokumentasi: Enam Bakal Calon Rektor Universitas Hasanuddin melakukan pengambilan nomor urut, Rabu 1 Oktober 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Tiga calon rektor Unhas akan dipilih oleh Majelis Wali Amanat (MWA) pada 12 Januari 2026 di Jakarta.
  • MWA memiliki bobot suara 65 persen, sementara suara Mendikti Saintek hanya 35 persen dalam pemilihan ini.
  • Pemilihan meliputi pemaparan calon, pendalaman MWA, rapat tertutup, dan penetapan rektor terpilih periode 2026-2030.

SuaraSulsel.id - Tiga nama calon rektor Unhas resmi melangkah ke tahap akhir seleksi. Mereka kini berada di titik krusial.

Karena harus berebut dukungan dari Majelis Wali Amanat (MWA), lembaga tertinggi di Unhas yang memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan rektor definitif.

Dalam sistem Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) seperti Unhas, MWA menjadi penentu akhir pemilihan rektor.

Komposisi suara terbagi menjadi dua porsi. Sebanyak 35 persen suara dimiliki oleh Mendikti Saintek, sementara 65 persen sisanya dibagi rata di antara anggota MWA lainnya.

Pemilihan dilakukan secara tertutup melalui rapat pleno MWA.

Calon dengan perolehan suara tertinggi berdasarkan total bobot suara akan ditetapkan sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026-2030.

Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin Periode 2026-2030 menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan pada Rabu (7/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat MWA, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas diikuti oleh Ketua Majelis Wali Amanat Prof Andi Alimuddin Unde, Ketua PPR Prof Hasanuddin Tahir, serta jajaran panitia dari unsur Rektorat, Senat Akademik, dan MWA Unhas.

Dalam pertemuan ini, dibahas persiapan teknis Pemilihan yang direncanakan akan berlangsung pada hari Senin, tanggal 12 Januari 2026, di Kampus Unhas Jakarta, Petojo.

Baca Juga: Pemilihan Rektor Unhas Digelar di Jakarta, Libatkan Menteri dan CEO Freeport

Waktu dan lokasi acara Pemilihan Rektor oleh MWA merupakan hasil konsultasi langsung Ketua MWA bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) sehari sebelumnya.

Sebelumnya, di sela-sela kegiatan wawancara antara Menteri Dikti Saintek, Prof. Brian Yuliarto, dengan ketiga calon Rektor Unhas Periode 2026-2030 pada 22 Desember 2025, ada wacana Pemilihan Rektor oleh MWA Unhas akan digelar pada pertengahan bulan Januari 2026.

Setelah melalui konsultasi dengan Menteri Dikti Saintek dan berkoordinasi dengan jadwal dari para anggota MWA unsur tokoh masyarakat, maka disepakati untuk melaksanakan pemilihan pada tanggal 12 Januari 2025.

Begitu juga untuk lokasi pemilihan, disepakati akan dilaksanakan di Jakarta.

Hal ini dimaksudkan untuk memfasilitasi kesibukan beberapa anggota MWA dari unsur ex-officio (yaitu Mendikti Saintek dan Ketua IKA Unhas yang juga merupakan Menteri Pertanian) dan anggota MWA dari unsur masyarakat, yaitu Tony Wenas (CEO Freeport), Arsyad Rasjid (Pengusaha Nasional), dan Prof. Dr. Sangkot Marzuki (ilmuwan).

Menurut rencana, unsur Kementerian Dikti Saintek akan diwakili oleh Wakil Menteri. Namun tidak tertutup kemungkinan Menteri Dikti Saintek sendiri yang akan hadir jika waktu beliau memungkinkan.

Load More