Sehingga penjual bendera hanya berharap kepada warga yang ingin memasang bendera di depan rumah.
"Kadang-kadang yang punya bendera mereka simpan. Malas cari, terus beli lagi," ujar Kakek Ahmad.
"Yang penting ada pemasukan sedikit untuk belanja-belanja di rumah. Alhamdulillah tidak pernah mengeluh keluarga,"
"Kalau istilahnya pulang dengan tangan kosong tidak. Tiap hari ada, walaupun cuma tiga atau lima yang laku. Pasti ada. Kalau pulang dengan tangan kosong, memang begitu istilahnya kalau dagang. Ada yang ramai pembeli, ada yang sepi. Jadi kita harus sabari saja," ungkap Kakek Ahmad.
Baca Juga: Bangkrut, Pengusaha Sound System Ngawi Ingin Tukar Peralatan dengan Ternak atau Beras
Selain berjualan bendera, Kakek Ahmad juga kerap bekerja sebagai buruh bangunan. Profesinya sebagai penjual bendera hanya saat mendekati perayaan 17 Agustus. Semua ini dilakukan agar keluarga Kakek Ahmad tidak mati kelaparan.
"Iya, selain jualan bendera saya juga kerja buruh bangunan. Apa saja yang menghalalkan bisa kasih makan anak dan istri. Anak saya satu," terang dia.
Selama pandemi Covid-19 melanda, Kakek Ahmad ternyata harus lebih kreatif untuk mencari penghasilan. Penyebabnya, karena tantangan berjualan di tengah pandemi sangat berbeda dengan berjualan di tahun-tahun sebelumnya.
Belum lagi, bendera yang dijual Kakek Ahmad menggunakan modal sendiri. Berbeda dengan pedagang bendera lain yang sudah dimodali sejak awal oleh bos. Mereka hanya berjualan bendera dengan cara ditarget.
"Barang yang saya jual barang kontan. Jadi kalau tidak laku simpan. Beda yang macam pedagang di Pettarani, dia sistem komisi saja. Jika tidak laku, dikasih kembali sama bosnya yang dari Jawa," ungkap dia.
Baca Juga: Pemimpin Alkhairaat Wafat, Wali Kota Palu Minta Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Karena itu, setiap ada warga yang datang menawar dengan harga yang tidak terlalu rendah dari harga bendera yang dipasarkan pasti akan diberikan. Belum lagi, kata Kakek Ahmad, kegiatan perayaan 17 Agustus sekarang ini seakan sudah hampir sirna.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Kapal Laut Makassar-Surabaya April 2025 dengan Jadwal Terbaru
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Hina Indonesia Negara Miskin, Anco Jansen Kini Semprot Mees Hilgers Cs
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting