SuaraSulsel.id - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menekankan peran dan pendampingan orang tua.
Agar gadget tidak berubah dari alat bantu menjadi ancaman bagi tumbuh kembang anak.
Fatmawati Rusdi mengungkapkan data yang mencemaskan dimana hingga 20 Agustus 2025, 798 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Sulsel.
Dengan 585 korban berusia anak-anak (Data SIMFONI PPA) 2025.
Sementara itu, Komnas Perempuan mencatat 1.791 kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) sepanjang 2024, dan KPAI melaporkan kejahatan online terhadap anak meningkat 15 persen setiap tahun.
“Kita ingin generasi emas Sulsel tumbuh sehat, cerdas, kuat secara mental, dan bijak dalam menggunakan teknologi. Gadget bisa jadi alat bantu yang baik, tetapi tanpa pendampingan orang tua justru bisa berbahaya,” ujarnya saat membuka Seminar Parenting bertajuk “Generasi Emas, Bijak Gadget," di Makassar, Senin 25 Agustus 2025.
Fatmawati mengingatkan data ini harus menjadi peringatan bersama agar orang tua lebih aktif melakukan kontrol digital sejak dini.
“Inilah alarm bagi kita semua. Anak-anak harus dilindungi, baik secara fisik maupun di ruang digital. Orang tua adalah garda terdepan, menjadi pengawas sekaligus teladan dalam penggunaan gadget,” ujar Fatmawati.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Serahkan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion Turatea dan Infrastruktur Jeneponto
“Saya percaya, kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah, dunia usaha, sekolah, tenaga kesehatan, dan tentu saja orang tua harus bersatu. Hanya dengan cara itu kita bisa membentuk generasi emas yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ia menambahkan pentingnya deteksi dini gangguan tumbuh kembang dan intervensi sederhana.
Mulai dari pengaturan screen time (waktu dihabiskan menatap layar), peningkatan aktivitas motorik, hingga pendampingan orang tua.
“Saya ingin mendengar kelak para ibu berkata, ‘anak saya sehat, tidak stunting, dan tetap bisa berprestasi meski hidup di era digital’. Itu tujuan besar kita,” kata Fatmawati dengan penuh semangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat