SuaraSulsel.id - Remaja berinisial RA (16 tahun) mengungkapkan, dirinya hanya mendapatkan uang senilai Rp 100 ribu. Setelah mengikuti pertarungan bebas atau UFC Jalanan di Kota Makassar.
Upah Rp 100 ribu tersebut didapatkan setelah RA bertarung menghadapi lawannya hingga babak belur atau bonyok di beberapa bagian wajah.
"Saya dapat Rp 100 ribu. Kurang tahu juga siapa yang saya lawan," kata RA saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Rabu 4 Agustus 2021.
Dari keterangan RA, dia mengikuti pertarungan bebas ilegal tersebut setelah mendapatkan informasi dari salah satu akun media sosial yang ingin menggelar acara pertarungan bebas di Makassar.
Dari situ, RA yang diketahui merupakan warga di Jalan Veteran, Makassar mendaftarkan diri sebagai peserta petarung bebas melalui bantuan rekannya.
"Baru satu kali ikut bertarung karena hobi. Teman yang ajak. Saya didaftar juga karena liat itu akun. Yang daftar teman. Kurang tahu bayar berapa kalau daftar karena saya diuruskan juga," jelas RA.
Setelah mendaftar, RA kemudian bertarung dengan penantangnya yang belum dikenal di sebuah tempat terbuka. Bukan di atas ring seperti olahraga resmi. Lokasi di sekitar Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Jalan Jendral Sudirman, Makassar.
Menurut RA, aturan dalam pertarungan bebas tersebut dilakukan dengan cara tangan kosong. Tidak menggunakan senjata tajam.
Bagi petarung yang menang, kata dia, akan diberi uang Rp 150 ribu. Sedangkan, bagi yang kalah hanya mendapatkan Rp 100 ribu.
Baca Juga: Viral Aksi Pemuda Buang Minuman Soda Satu Galon ke Sungai dan 4 Berita Viral Lainnya
Hanya saja, kemampuan bertarung RA kalah dengan lawannya. Sehingga, RA dinyatakan kalah setelah bertarung satu lawan satu dengan lawannya sampai babak belur pada bagian wajah dekat dengan matanya.
"Aturan bertarungnya bebas. Tidak pakai senjata tajam, tidak tahu berapa waktu bertarung. Lokasi bertarung di daerah belakang Mandala. Iya, luka bekas bertarung kemarin ini," katanya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan setelah melakukan penyelidikan, lokasi pertarungan bebas ilegal tersebut digelar di Jalan Ince Nurdin, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Senin 2 Agustus 2021 dini hari.
Dari situ, polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait adanya video viral terkait pertarungan bebas tersebut. Hasilnya, delapan orang yang diduga sebagai pelaku pertarungan bebas ilegal itu ditangkap.
Para pelaku yang ditangkap tersebut masing-masing diketahui berinisial RA, EI, AB, MA (19 tahun), TS (18 tahun), MRA (18 tahun), MAF (18 tahun) dan MAS (17 tahun).
Dari delapan pelaku yang ditangkap dua orang diantaranya sebagai petarung alias fighter yakni RA dan MA. Sedangkan, enam orang lainnya diketahui sebagai penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Mantan Bupati Gowa Husniah Talenrang Ditahan Polda Sulsel
-
Disnakertrans Sulsel Gandeng Perusahaan Edukasi K3 Anak SD
-
Bos Tambang Nikel Ditangkap di Makassar Kasus Pajak Rp1,18 Miliar
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027