SuaraSulsel.id - Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah bersaksi untuk terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulsel, Agung Sucipto.
Sidang ke empat digelar di ruangan Harifin Tumpah Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 10 Juni 2021.
Nurdin Abdullah dihadirkan secara virtual dari Rutan KPK. Saat ini, ia mendekam di Rutan KPK Cabang Pomdam Guntur Jaya setelah ditetapkan jadi tersangka.
Nurdin Abdullah dalam persidangan mengaku mengenal Agung Sucipto sejak menjabat sebagai Bupati Bantaeng. Begitu pun dengan tersangka Edy Rahmat dan Sari Pudjiastuti.
Anggung, sapaan Nurdin untuk Agung Sucipto, pernah memberikan uang 150 ribu dolar Singapura. Jika dirupiahkan sebesar Rp 1,5 miliar.
Uang itu untuk memenangkan Calon Bupati Bulukumba Tommy Satria. Kata Nurdin Abdullah, Anggung meminta agar calon usungannya dimenangkan.
"Sebenarnya (dolar) itu untuk Pilkada karena basisnya Pak Anggung di sana. Kita sudah sepakat mengusung seorang calon di sana. Tiba-tiba Anggung datang bawa uang itu," ujar Nurdin Abdullah.
Ia mengaku uang itu digunakan untuk membayar saksi, baju partai, dan alat peraga lainnya. Anggung menyampaikan bahwa saat itu mereka mendukung Tommy Satria.
"Beliau (Anggung) udah menyampaikan bahwa kami siap dukung. Jadi uang itu bukan untuk pribadi saya, tapi untuk pilkada Bulukumba," bebernya.
Baca Juga: Update Kasus Nurdin Abdullah : KPK Panggil 10 Saksi Lagi
Ia mengaku tak pernah ada pembahasan secara spesifik soal proyek ketika bertemu dengan Agung Sucipto. Bahkan ketika masih menjabat di Bantaeng, Anggung tidak pernah meminta paket proyek.
"Kalau kami ketemu, kita tidak pernah bahas proyek. Hanya perkembangan Sulsel, politik, karena beliau juga salah satu pengurus partai," sebutnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor
-
Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'
-
Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan
-
Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting
-
Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin