SuaraSulsel.id - Sejumlah saksi dalam kasus suap yang melibatkan Gubernur Sulsel Non Aktif Nurdin Abdullah berterus terang di Pengadilan Negeri Makassar.
Saksi yang dihadirkan dalam sidang dengan terdakwa Agung Sucipto antara lain sejumlah kontraktor yang dituding sering memberikan uang ke Nurdin Abdullah.
Saksi yang hadir adalah pengusaha Petrus Yalim. Kemudian pegawai Bank BNI Cabang Arifrate, Siti Abidah Rahma. Pengusaha Raymond Ferdinand Halim, dan Andi Gunawan yang mengaku anak angkat Agung Sucipto.
Raymond Ferdinand Halim kepada majelis hakim mengaku saat mnegerjakan proyek jalan di Bulukumba, sering dihubungi Edy Rahmat, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Pemprov Sulsel.
Edy minta bantuan. Agung Sucipto sebagai pemilik perusahaan kemudian memerintahkan agar ditransferkan uang Rp 5 juta.
Begitu pun saat Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja ke Bulukumba, Agung meminta agar Raymond menyiapkan uang Rp 10 juta.
Raymond juga mengaku setiap ada pejabat Pemprov Sulsel yang mau ke Bulukumba, ia selalu dihubungi. Para pejabat itu selalu minta difasilitasi hotel gratis.
Saksi lain, Direktur PT Putra Jaya Petrus Yalim mengatakan, Edy Rahmat mengaku, sempat memberi uang ke mantan Sekretaris Dinas PUTR, Edy Rahmat. Jumlahnya Rp 5 juta dan Rp 10 juta.
Edy saat itu mau keluar kota. Ia mengaku butuh uang operasional.
Baca Juga: KPK Panggil 5 Orang Saksi Nurdin Abdullah Hari Ini
"Pernah Edy mau keluar kota, kalau ndak salah akhir tahun 2020. Beliau butuh uang operasional. Pak Edy ke kantor sendiri. Dia cuma katakan saya mau keluar kota, mungkin ada yang bisa dibantu. Kami bantu," ujarnya.
Sidang hari ini direncanakan juga akan menghadirkan Nurdin Abdullah. Bersaksi secara virtual.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Makassar Sudah Banjir! Cek Daftar 17 Daerah Terancam Bencana Hidrometeorologi Ekstrem di Sulsel
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu