SuaraSulsel.id - Sidang terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulsel, Agung Sucipto dilanjutkan. Sidang digelar di ruangan Harifin Tumpah Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 10 Juni 2021.
Jaksa penuntut umum menghadirkan lima saksi pada sidang tersebut. Salah satunya adalah Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah.
Nurdin Abdullah saat ini juga ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Ia mendekam di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.
Nurdin Abdullah dihadirkan secara virtual dari rutan KPK. Ia memakai baju batik berwarna cokelat.
Selain Nurdin, saksi lain yang hadir juga pengusaha atas nama, Petrus Yalim. Kemudian ada pegawai Bank BNI Cabang Arifrate, Siti Abidah Rahma.
Saksi lain ada Raymond Ferdinand Halim dan Andi Gunawan yang mengaku anak angkat Agung Sucipto.
Para saksi mengaku mengenal Agung Sucipto. Salah satunya Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Raymond Ferdinand Halim.
Raymond mengaku sudah mengerjakan proyek Pemprov Sulsel sejak tahun 2019 hingga 2020. Proyek itu khusus pengerjaan jalan di Bulukumba dan sekitarnya.
"Jalan Munte-Bontolempangan dikerjakan Agung Perdana pada tahun 2019. Kemudian, PT Cahaya sepang tahun 2020, Palampang- Bontolempangan," kata Raymond.
Baca Juga: Eks Ajudan Nurdin Abdullah Blak-blakan di Ruang Sidang, Sebut Nama Kontraktor Lain
Raymond mengaku pada pengerjaan tersebut, Raymond pernah dihubungi oleh Edy Rahmat, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Pemprov Sulsel.
Ia meminta bantuan. Agung Sucipto sebagai pemilik perusahaan kemudian memerintahkan agar ditransferkan uang Rp 5 juta.
Begitu pun saat Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja ke Bulukumba, Agung meminta agar Raymond menyiapkan uang Rp 10 juta.
Raymond juga mengaku setiap ada pejabat Pemprov Sulsel yang mau ke Bulukumba, ia selalu yang dihubungi. Para pejabat itu selalu minta difasilitasi hotel gratis.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat