SuaraSulsel.id - Berkas permohonan pindah tugas pegawai negeri sipil ditemukan terbengkalai di Kantor Gubernur Sulsel.
Berkas tersebut ditemukan di laci meja ruangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau PPID. Harusnya, berkas tersebut berada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Ruangan yang terletak di lounge tersebut juga selalu kosong. Tidak pernah ditempati oleh pejabat PPID.
Berkas permohonan pindah itu diusulkan oleh pegawai atas nama Sri Wahyuni Bakri. Dia adalah pegawai di Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara.
Permohonan pindah diajukan sejak tanggal 1 Oktober 2020 lalu. Ditujukan ke Gubernur Sulsel, Cq Sekretaris Daerah.
Berkas tersebut juga sepertinya sudah disetujui oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Di sudut kiri, ada disposisi tertulis sudah sesuai arahan wagub.
Bakri, suami Sriwahyuni mengaku kaget sebab berkas tersebut sudah dimasukkan di Kantor BKD. Bukan di ruangan lain.
"Kami masukkan di BKD lalu. Belum ada informasi dari BKD sampai sekarang apakah disetujui atau tidak. Saya juga kaget dengarnya kalau berkasnya ada di tempat lain," kata Bakri saat dikonfirmasi, Rabu, 9 Juni 2021.
Bakri mengaku istrinya mengajukan pindah ke Sulsel agar bisa mendampingi dirinya yang sedang sakit. Ia harus menjalani pengobatan berkala di Rumah Sakit Wahidin.
Baca Juga: Batal Berangkat, Kementerian Agama Sulsel Persilahkan Calon Jemaah Haji Tarik Dana
"Saya sudah tinggal di Makassar karena harus berobat rutin di Wahidin. Istri minta pindah supaya bisa jaga saya dan mengabdi di Pemprov Sulsel," jelasnya.
Ia berharap ada perhatian Pemprov Sulsel untuk permohonan berkasnya itu. Apalagi sampai diterlantarkan.
Kata Bakri, sangat sulit untuk mengajukan pindah. Apalagi harus bolak balik mengurus, sementara istrinya berada di Provinsi lain.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini
-
Revitalisasi Benteng Somba Opu, Pemprov Sulsel Dukung Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Kebakaran di Makassar Menggila Sepanjang 2026, Pasukan dan Armada Kurang
-
Awas Macet! Ini Daftar Lengkap Aksi Demo di Makassar Rabu 28 Oktober 2026
-
Viral Ikan Asin Disemprot Baygon, Alumni Perikanan Unhas Tawarkan Solusi Aman