- Empat desa di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, terendam banjir akibat hujan deras pada Jumat, 5 Juni 2024.
- Banjir menyebabkan ratusan rumah warga, fasilitas umum, jembatan, dan tanggul sungai rusak tanpa adanya korban jiwa.
- BPBD Sulawesi Tengah dan Kabupaten Buol sedang melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana.
SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan empat desa terendam banjir di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, akibat intensitas curah hujan tinggi.
“Banjir terjadi pada Jumat (5/6) dipicu hujan deras yang menyebabkan air sungai meluap hingga merendam ratusan rumah warga serta fasilitas umum di beberapa desa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto dalam laporannya di Palu, Sabtu (6/6).
Ia mengatakan empat desa yang terdampak yakni Desa Mulat, Desa Mopu, Desa Bungkudu, dan Desa Potangoan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) atau 193 jiwa terdampak di Desa Mulat, serta merendam 45 rumah warga dan Masjid Al-Haq.
Sementara di Desa Mopu, banjir berdampak pada 25 KK atau 60 jiwa dengan 12 rumah warga terendam. Kemudian di Desa Bungkudu, sebanyak 130 KK atau 455 jiwa terdampak dan 91 rumah warga terendam banjir.
Selain itu jembatan penghubung jalan desa terputus dan tanggul sungai jebol akibat derasnya arus air.
Untuk warga terdampak di Desa Potangoan, kata Asbudianto, masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Ia juga menyampaikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat banjir tersebut.
BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak bencana serta berkoordinasi dalam upaya penanganan.
Baca Juga: 221 Rumah di Sidrap Rusak Dihantam Longsor
Menurut dia, kebutuhan mendesak masyarakat di Desa Mulat, Desa Mopu, Desa Bungkudu, dan Desa Potangoan, antara lain bantuan logistik penanggulangan bencana, pembangunan tanggul sungai, serta pembuatan saluran pembuangan air.
Khusus di Desa Bungkudu, masyarakat juga membutuhkan pembangunan jembatan darurat untuk memulihkan akses yang terputus akibat banjir.
Ia mengatakan kondisi banjir mulai berangsur membaik dengan genangan air yang mulai surut. Namun genangan masih terdapat di sejumlah rumah warga dan masyarakat masih melakukan pembersihan rumah pascabanjir.
BPBD Sulteng bersama BPBD Kabupaten Buol terus melakukan pemantauan dan penanganan guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta