- Dua orang pelaku membobol toko ayam krispi di Jalan Batua Raya, Makassar, pada Jumat dini hari, 5 Juni.
- Pelaku mencuri uang tunai, ponsel, tablet, dan kompor dengan total kerugian mencapai sekitar sembilan juta rupiah.
- Kepolisian Makassar saat ini tengah melakukan penyelidikan serta menganalisis rekaman CCTV untuk memburu para pelaku pembobolan tersebut.
SuaraSulsel.id - Polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan serta memburu dua pelaku pembobolan toko penjualan produk kuliner ayam krispi yang terekam kamera pengawas atau CCTV usai melancarkan aksinya pada Jumat (5/6) dini hari, di Jalan Batua Raya, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Untuk kasus ini masih dalam penyelidikan. Korban membuat laporan, dan kami tetap melakukan penyelidikan sambari menunggu laporan polisinya selesai," kata Kapolsek Manggala Kompol Samuel To'longan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (6/6).
Sejauh ini tim Jatanras Satuan Reskrim Polrestabes Makassar bersama personel Polsek Manggala sementara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menganalisa rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi.
Dari rekaman kamera pengawas yang viral di media sosial, terlihat dua orang mengendarai sepeda motor mengenakan helm tertutup singgah di Outlet Golqi Chicken, toko penjualan produk ayam krispi tersebut.
Salah seorang pelaku itu membobol pintu besi, lalu masuk ke dalam toko tersebut sambil menyalakan senter mencari tempat penyimpanan uang. Sedangkan seorang pelaku lainnya menunggu di luar bersiap dengan sepeda motornya.
Terlihat pelakunya membuka tempat penyimpanan uang dalam brankas kecil, serta mengambil sejumlah barang-barang berharga termasuk ponsel, kompor 1.000 mata serta uang tunai Rp9 jutaan hasil omset penjualan ayam krispi.
Kejadian pembobolan toko tersebut pada Jumat pukul 00.36 WITA. Pelaku membuka pintu besi lalu masuk ke dalam toko. Dugaannya, barang yang dicuri kurang, kemudian datang kembali sekitar pukul 04.32 WITA.
Penanggung jawab atau Leader Outlet Golqi Chicken Fika menuturkan toko tersebut tidak ada karyawan menginap atau penjaga malam karena jam operasionalnya tutup pada pukul 23.00 WITA.
"Semua pegawai pulang karena tutupnya jam 11 malam. Kalau rekaman CCTV itu pelakunya dua orang, yang masuk satu orang, yang satunya di luar menunggu di motornya," ucap Fika.
Baca Juga: 10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar
Sementara untuk barang-barang yang dibawa pelaku, ada ponsel, gadget tablet, uang tunai di brankas kasir serta kompor yang digunakan memasak ikut dibawa pelaku.
"Hilang itu Galaxy tablet, handphone (ponsel), uang, sama kompor seribu mata, itu ada dua biji. Brankas uang juga diambil. Total kerugian ada sekitar Rp9 jutaan. Pelakunya masuk dua kali. Pertama jam satu malam, terus datang lagi jam 4. Di situ diambil kompor seribu mata," tuturnya.
Mengenai siapa pelakunya, ia tidak mengetahui persis. Namun sebelum kejadian ada orang dengan gerak-gerik mencurigakan selalu datang ke outlet dan hanya di depan, tidak masuk ke dalam toko.
"Kalau pelakunya kami tidak tahu. Tapi, ada memang beberapa teman karyawan biasanya lama pulang. Memang selalu dia lihat ada bapak-bapak di depan outlet (dicurigai). Kejadian ini sudah dilaporkan ke atasan dan masih proses," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar
-
Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat
-
850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan
-
Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat
-
Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini