SuaraSulsel.id - Dinas Sosial Sulsel memberi perhatian khusus kepada pekerja seks komersial atau PSK. Mereka yang mau hijrah atau beralih ke profesi lain, akan diberi pelatihan khusus.
Kepala UPT Mattiro Deceng Dinas Sosial Pemprov Sulsel Andi Rahmi Adikarini mengatakan, PSK diajar untuk punya keterampilan. Mulai dari menjahit, tata boga, hingga tata rias.
"Kita juga fokus ke pendampingan secara rohani dan psikologi agar lepas dari dunia hitam," kata Rahmi, Senin, 31 Mei 2021.
Saat ini, ada 18 PSK yang sedang dibina Dinsos Sulsel. Mereka berasal dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Paling banyak dari Tana Toraja, Pinrang, dan Bulukumba.
Baca Juga: Uang Pemprov Sulsel Hilang Rp 1,9 Miliar, Kajati Langsung Bereaksi
Angka ini sebenarnya masih kurang. Sebab, Dinsos target ada 40 orang tahun ini yang bisa dibina.
Ia meminta bagi siapa pun yang berprofesi sebagai PSK dan mau beralih profesi bisa bergabung. Dinsos Sulsel juga sudah bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk memperkuat kerohanian PSK tersebut.
"Karena yang ada saat ini hanya mereka yang terjaring. Tapi kalau ada yang sadar diri dan mau berubah, kami senang hati menerima," tuturnya.
Mereka akan diberi pelatihan selama lima bulan. Setelahnya akan dikembalikan ke keluarga dan diharapkan tidak kembali lagi bekerja sebagai PSK.
Kepada petugas pendamping sosial, para PSK mengaku terpaksa bekerja seperti itu. Faktor ekonomi adalah alasan yang paling banyak.
"Ada juga yang dipaksa oleh keluarganya untuk mencari uang. Ini yang kita bina, bagaimana agar mereka punya keterampilan. Saat keluar mereka sudah punya skill," tutur Rahmi.
Baca Juga: Suntono Jabat Kepala BPS Sulsel, Gantikan Yos Rusdiansyah
Plt Kepala Dinas Sosial Hasan Basri Ambarala mengatakan PSK butuh pembinaan khusus. Mereka tidak seperti wanita pekerja pada umumnya.
Berita Terkait
-
Adu Kekayaan AKBP Arisandi vs AKBP Rise Sandiyantanti, Suami-Istri Sama-sama Jabat Kapolres!
-
Bantaran Rel Kereta Api Gang Royal Digunakan sebagai Bisnis Esek-esek, PT KAI Sinyalir Ada Keterlibatan Warga
-
Heboh WNI Ditangkap Aparat Malaysia karena Bekerja Jadi PSK, BP3MI Turun Tangan
-
Hakim Saldi Isra Cecar KPU Sulsel Soal Pemilih Siluman, Heran Pemilih Pilkada Ngaku Kerja di Hari Libur Nasional
-
Pasangan Danny Azhar Tuding Andi-Fatmawati Lakukan Politik Gentong Babi dan Libatkan Mentan dalam Pilgub Sulsel
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting