Mortir dengan waktu terbang yang terlalu pendek untuk ditarget juga menjadi salah satu kelemahan Iron Dome.
Pada 2014, Iron Dome juga kewalahan ketika Hamas berusaha membanjiri Iron Dome dengan peluncuran rudal yang terkoordinasi, dan meminta sekutu untuk menembakkan roket dari Lebanon, Suriah, dan Sinai. Memaksa Iron Dome untuk menutupi area yang lebih luas.
Ke depan, Hamas diprediksi terus mengembangkan strategi mitigasi, termasuk menurunkan lintasan balistik dan meningkatkan presisi.
Iron Dome juga mungkin tidak siap jika melawan musuh dari negara lain, misalnya Korea Utara yang mampu menembakkan 500.000 peluru per jam selama beberapa jam, atau menembakkan puluhan ribu peluru per hari dalam waktu yang lama.
Baca Juga: Ada Iran Di Balik Serbuan Roket Hamas ke Israel
Laju tembakan ini akan dengan mudah membanjiri Iron Dome, yang saat ini sedang diandalkan Israel.
Selain itu, senjata kimia Korea Utara menciptakan ancaman yang jauh lebih sulit untuk dilawan melalui intersepsi yang dilakukan melalui udara daripada bahan peledak konvensional yang dirancang untuk diatasi oleh Iron Dome.
Iron Dome juga pada awalnya tidak dirancang untuk memberikan pertahanan yang luas terhadap pusat populasi sipil, melainkan dirancang untuk memberikan pertahanan yang ditargetkan untuk instalasi militer bernilai tinggi tertentu dan infrastruktur penting.
Ancaman yang relatif kecil dari roket Hamas memungkinkan Iron Dome untuk digunakan sebagai pertahanan area luas, tetapi mungkin tidak dapat dilakukan terhadap ancaman masa depan yang lebih canggih.
Baca Juga: Saat Negara Arab Diam, Iran Bantu Uang, Intelijen, dan Senjata ke Gaza
Berita Terkait
-
Gaza Bergejolak: Warga Berani Protes Hamas di Tengah Gempuran Israel
-
Warga Gaza Menggelar Protes Langka, Pertanyakan Kepemimpinan Hamas
-
PM Palestina Desak Dunia Hentikan Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Serius!
-
Israel Serang Rumah Sakit Nasser di Gaza: Pemimpin Hamas Tewas, Kebakaran Besar Berkobar
-
Hamas Desak Negara Arab-Islam: Tekan Israel Hentikan "Perang Genosida" di Gaza!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka