SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menyampaikan, saat ini korban terdampak banjir di wilayah tersebut bertambah menjadi 1.527 kepala keluarga atau 4.141 jiwa hingga 16 Juli 2020.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Konawe Utara La Ode Muh Amanuddin menyampaikan, korban tersebar di enam kecamatan, di antaranya Andowia, Wiwirano, Langkikima, Lamdawe, Oheo, dan Asera dan 20 desa atau kelurahan di wilayah tersebut.
"Untuk di Kecamatan Andowia ada lima desa yang terdampak, yakni Desa Pusuli 90 KK, Desa Puuwonua 109 KK, Desa Laronanga 132 KK, Desa Labungga 201 KK, Kelurahan Andowia 19 KK," kata La Ode Amanuddin, kepada Antara, kamis (17/7/2020) malam.
Melansir Antara, saat ini, data korban di Kecamatan Wiwirano yakni Desa Pondoa 70 KK, Lamonae Utama 30 KK, Padalere Utama 98 KK, UPT Trans Padalere 85 KK. Di kecamatan lain, yaitu Kecamatan Langkikima ada di Desa Polora Indah tercatat 6 KK.
"Selanjutnya di Kecamatan Landawe yakni Desa Tamabakua 79 KK, Desa Landiwo 82 KK. Kemudian di Kecamatan Oheo ada Desa Sambandete 44 KK," ungkapnya.
Di Kecamatan Asera ada enam desa terdampak, sebut saja Desa Puuwanggudu 102 KK, Desa Alaawanggudu 62 KK, Desa Wanggudu Raya 76 KK, Longeo Utama 88 KK, Kelurahan Asera 47 KK dan Desa Kota Mulya 107 KK.
"Untuk balita ada 312 jiwa, lansia 134 jiwa, ibu hamil satu jiwa, dan ibu menyusui ada 86 jiwa. Infrastruktur SDN 6 Andowia terendam air campur lumpur dengan ketinggian 80-90 sentimer," katanya pula.
Pihaknya menambahkan, saat ini pemerintah daerah setempat tidak berhenti mengupayakan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir dan mengungsi, baik di hunian sementara atau mengungsi secara mandiri.
"Hingga saat ini ada tiga kecamatan yang masih terisolir, yakni Desa Sambandete dan Puuhiala Kecamatan Odeo, Desa Landiwo Kecamatan Landawe, dan Kecamatan Langkikima Desa Tambakua," pungkasnya.
Baca Juga: Ogah Bayar, Wanita Ini Pukul Sopir Taksi Pakai Nampan Kayu
Berita Terkait
-
Tangani Banjir Bandang di Luwu Utara, Pemprov Sulsel Ambil Langkah Ini
-
Banjir dan Longsor di Sorong, 3 Meninggal, Salah Satunya Tersengat Listrik
-
Sungai Bobudu Meluap, Warga Tenilo Diminta Waspada Banjir
-
Rumah Hancur, Ribuan Korban Banjir Parigi Masih Bertahan di Pengungsian
-
15 Ribu Orang Terdampak Banjir Bandang Luwu Utara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya