- Kota Makassar terpilih menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Nasional Perhimpunan Dokter Neurologi Indonesia pada tahun 2026 mendatang.
- Ribuan ahli kesehatan berkumpul untuk membahas inovasi teknologi medis serta penanganan berbagai penyakit saraf demi meningkatkan kualitas hidup.
- Kegiatan ini meluncurkan inisiatif nasional Otak Sehat, Negara Kuat sebagai fondasi penting untuk mewujudkan target Generasi Emas 2045.
SuaraSulsel.id - Kota Makassar kembali menegaskan posisinya sebagai pusat kegiatan ilmiah dan kesehatan kawasan timur Indonesia dengan menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) Perhimpunan Dokter Neurologi Indonesia 2026.
Sebuah forum strategis yang mempertemukan para ahli saraf dari seluruh Indonesia untuk membahas perkembangan terbaru dalam ilmu neurologi, inovasi teknologi medis, serta penguatan pelayanan kesehatan saraf yang komprehensif.
Mengusung tema “Neurology at the Forefront: Integrating Science, Technology, and Comprehensive Care”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjawab tantangan meningkatnya kasus stroke, gangguan nyeri kronik, epilepsi, demensia, Parkinson, gangguan tidur, hingga penyakit saraf lainnya yang semakin menjadi perhatian nasional, termasuk penurunan kualitas otak yang bisa menghambat terwujudnya Generasi Emas 2045.
Ribuan peserta yang terdiri dokter spesialis neurologi, dokter umum, akademisi, peneliti, tenaga kesehatan multidisiplin, serta pelaku industri kesehatan dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Makassar.
Selain simposium ilmiah, agenda juga mencakup workshop keterampilan klinis, diskusi panel kebijakan kesehatan, presentasi riset terbaru, hingga forum kolaborasi nasional antar pusat layanan neurologi.
Ketua Panitia Pelaksana, dr. Ummu Atiah, Sp.N(K), menyampaikan bahwa penyelenggaraan PIN ini bukan sekadar pertemuan ilmiah rutin, melainkan wadah membangun masa depan layanan neurologi Indonesia yang lebih adaptif dan berkualitas.
“Kami ingin menghadirkan forum yang tidak hanya kaya secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Neurologi saat ini berkembang sangat cepat, sehingga kolaborasi, inovasi, dan transfer ilmu menjadi kebutuhan utama,” ujarnya, Jumat (1/5).
Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Neurologi Indonesia, Dr.dr. Dodik Tugasworo, Sp.N.,Subsp. NIIOO (K), M.H menegaskan pentingnya pemerataan akses layanan neurologi di seluruh Indonesia, termasuk kawasan timur.
Menurutnya, pemilihan Makassar sebagai lokasi penyelenggaraan mencerminkan semangat desentralisasi ilmu pengetahuan dan penguatan jejaring nasional dibidang neurologi.
Baca Juga: Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
PIN 2026 diharapkan melahirkan rekomendasi strategis terkait peningkatan layanan stroke, pemanfaatan teknologi digital dalam diagnosis neurologi, pengembangan telemedicine transformasi digital, pendidikan berkelanjutan dokter, serta kolaborasi riset nasional dan internasional.
Selain nilai ilmiah, kegiatan ini juga memberi dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan hospitality di Makassar dengan hadirnya peserta dari berbagai provinsi.
Para tamu juga akan diperkenalkan pada kekayaan budaya Sulawesi Selatan, keramahan masyarakat, serta kuliner khas daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Makassar diharapkan semakin dikenal sebagai kota yang siap menjadi pusat pertemuan ilmiah nasional dan internasional.
Mendorong Agenda Nasional “Otak Sehat, Negara Kuat”
Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, PIN PERDOSNI 2026 juga menjadi momentum peluncuran narasi kebijakan nasional bertajuk “Otak Sehat, Negara Kuat.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar