Scroll untuk membaca artikel
M Nurhadi
Rabu, 15 Juli 2020 | 14:12 WIB
Banjir Luwu Utara (Antara)

SuaraSulsel.id - Berdasarkan informasi yang disampaikan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD), banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara pada Senin (13/7/2020)sekitar pukul 19.00 Wita kemarin menyebabkan setidaknya 4 ribu keluarga terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat, sekitar 4.930 keluarga terdampak di enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara.

“Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. Ribuan rumah terendam di kawasan terdampak,” ungkapnya, melansir Terkini.id.

Ia juga menyampaikan, sejak Selasa (14/7/2020) pagi hingga saat ini, PLN terus melakukan perbaikan jaringan listrik agar masyarakat bisa kembali memanfaatkan listrik.

Baca Juga: KPK Panggil Mantan Anggota DPRD Muara Enim Dugaan Suap Proyek Dinas PUPR

“BPBD setempat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur dan Kota Palopo telah melakukan kaji cepat di lapangan,” sambungnya.

Disampaikan oleh Pusdalops BNPB, beberapa kendala seperti tertimbunnya jalan lintas provinsi dengan material lumpur mempersulit akses menuju berbagai titik. Bahkan, personel di lapangan harus memutar sejauh 10 km dalam mengakses lokasi terdampak.

“Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang,” ujar Raditya.

Saat ini, BPBD setempat telah melakukan pengkajian cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Pada Kamis (9/7/2020) lalu, wilayah Kabupaten Luwu di Provinsi Sulawesi Selatan juga terdampak banjir.

Melansir dari data yang dibagikan BPBD, sekitar 2.970 keluarga terdampak banjir. Mereka bkebanyakan berasal dari enam kecamatan yaitu Kecamatan Larompong, Larompong Selatan, Suli, Bua, Suli Barat dan Ponrang terdampak.

Baca Juga: Banjir Bandang di Luwu Utara, 223 Rumah Rusak Parah

Tidak hanya merendam rumah warga dan fasilitas umum, banjir juga merusak lahan sawah dan kebun. Terpantau pada Rabu (15/7/2020), banjir di Kabupaten Luwu telah surut dan warga kembali ke rumah masing-masing.

Load More