SuaraSulsel.id - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari saat ini telah menutup sementara operasi pencarian dan pertolongan para korban terdampak banjir di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Penyebabnya, mereka mengalihkan fokus untuk warga yang kembali terjebak banjir.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kendari, Aris Sofingi menerima laporan bahwa sejumlah desa di Kecamatan Andowia, Konawe Utara kembali terendam banjir setelah Sungai Lasolo meluap.
"Curah hujan tinggi beberapa pekan terakhir mengakibatkan Sungai Lasolo meluap hingga merendam pemukiman rumah warga di Kabupaten Konawe Utara," kata Aris, di Kendari, Rabu (15/7/2020).
Melansir Antara, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Konawe Utara tersebut mencapai ketinggian hingga 1,5 meter. Sehingga, basarnas memprioritaskan masyarakat untuk dievakuasi ke titik aman banjir.
Meski operasi dihentikan sementara, hingga saat ini personel SAR tetap melakukan pemantauan kondisi lokasi ancaman bencana guna memberi pertolongan dan mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan.
Basarnas juga berharap, baik dari masyarakat ataupun pemegang wewenang di daerah setempat agar segera menyampaikan informasi bial terjadi hal-hal yang genting.
Beberapa pekan terakhir, hujan terus mengguyur sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara membuat masyarakat di Kabupaten Konawe Utara, Konawe dan Konawe Selatan terus waspada dengan adanya banjir.
"Basarnas bersama tim lainnya bergerak membantu warga korban banjir untuk menghindari jatuhnya korban," pungkas Aris.
Baca Juga: Terjerat Dugaan Prostitusi, Hana Hanifah Minta Maaf ke Warga Medan
Berita Terkait
-
IDI Makassar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Masamba
-
Evi Masamba Jual Mobil Alphard, Bantu Korban Banjir Bandang Luwu Utara
-
Korban Banjir Bandang Masamba Bertambah Jadi 16 Orang, 23 Masih Dicari
-
Tinjau Lokasi Banjir di Luwu, Wagub Sulsel: Ini Harus Normalisasi Sungai
-
Korban Banjir Masamba Bertambah Jadi 13 Orang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli