SuaraSulsel.id - Korban banjir bandang yang menyapu sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara pada Senin (13/7/2020) terus bertambah.
Hingga Rabu (15/7/2020) pagi, dilaporkan korban meninggal akibat bencana tersebut sebanyak 16 orang. Sementara 23 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Banjir bandang telah menghancurkan sejumlah tempat dan fasilitas. Dua wilayah yang turut terdampak parah yakni Kecamatan Masamba dan Radda.
Dikutip dari Terkini.id-- jaringan Suara.com, Tim Operasi SAR Bencana Alam Banjir Bandang juga melaporkan sebanyak 655 orang yang selamat berasal 156 keluarga.
Tim SAR mengevakuasi 14 korban meninggal dunia sehingga totalnya menjadi 16 orang pada Selasa (14/7/2020).
Tim SAR yang turut melakukan evakuasi tersebut berasal dari gabungan aparat TNI-Polri. Tim Bravo Rescuer Pos SAR Bone dan Tim Echo Rescue KPP.
Sementara itu, sebanyak 10 warga yang ditemukan dalam kondisi luka-luka saat ini menjalani perawatan di RSUD Masamba.
Hingga kekinian, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 23 orang yang dinyatakan hilang.
Baca Juga: Warga Bawa Ternak ke Rumah, Khawatir Masih Ada Harimau Sumatera Berkeliaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan