Waspada! 4.144 Lembar Uang Palsu Ditemukan di Sulsel, Ini Cara Mengenalinya

Uang palsu tersebut ditemukan dari laporan masyarakat dan perbankan sebelum akhirnya ditarik dari peredaran dan dimusnahkan

Muhammad Yunus
Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:49 WIB
Waspada! 4.144 Lembar Uang Palsu Ditemukan di Sulsel, Ini Cara Mengenalinya
Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal) Provinsi Sulawesi Selatan memusnahkan empat ribu lembar uang palsu yang ditemukan beredar di masyarakat, Selasa, 11 Agustus 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Botasupal Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang palsu hasil temuan periode Januari 2025 hingga Mei 2026.
  • Pemusnahan ribuan uang palsu tersebut dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan pada Selasa, 11 Agustus 2026.
  • Tindakan pemusnahan barang bukti dilakukan setelah memperoleh penetapan resmi dari Ketua Pengadilan Negeri Makassar.

Di Sulawesi Selatan, edukasi diperluas melalui institusi pendidikan dan pelatihan bagi para guru di berbagai kabupaten dan kota.

Bank Indonesia juga melibatkan Duta Muda dan Guru CBP Rupiah 2026 serta Forum Kas Perbankan (FKP) Sultan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai Rupiah.

Kata Bayu, edukasi menjadi penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan transaksi sehari-hari.

Semakin banyak masyarakat yang mampu mengenali ciri keaslian uang, semakin kecil peluang uang palsu berpindah tangan tanpa disadari.

Baca Juga:Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Selain edukasi, pencegahan juga dilakukan melalui penguatan unsur pengaman atau security features pada desain uang Rupiah. Unsur tersebut dirancang agar uang lebih sulit dipalsukan sekaligus lebih mudah dikenali oleh masyarakat.

Sementara ketika uang yang diragukan keasliannya sudah ditemukan, langkah penindakan dilakukan melalui sinergi dengan aparat penegak hukum.

Bank Indonesia dapat mendukung proses penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap uang yang diragukan keasliannya, memberikan keterangan ahli, serta bertukar data dan informasi mengenai temuan uang Rupiah palsu.

Rangkaian langkah tersebut menjadi bagian dari kerja bersama unsur Botasupal Sulawesi Selatan.

Masing-masing lembaga menjalankan tugas dan kewenangannya untuk mencegah sekaligus memberantas peredaran uang palsu.

Baca Juga:Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Pemusnahan 4.144 lembar uang palsu menjadi salah satu hasil dari proses tersebut. Uang yang telah ditemukan dan dinyatakan palsu dipastikan tidak kembali masuk ke dalam transaksi masyarakat.

Namun, pemberantasan uang palsu tidak hanya bergantung pada aparat maupun lembaga terkait.

Masyarakat juga memiliki peran penting, terutama ketika menerima uang dalam transaksi sehari-hari.

Bank Indonesia mengingatkan masyarakat untuk mengenali keaslian Rupiah dengan metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Dengan melihat, masyarakat dapat memperhatikan warna dan gambar pada uang. Saat diraba, sejumlah bagian uang memiliki tekstur tertentu.

Sementara dengan menerawang, masyarakat dapat memeriksa unsur pengaman yang terlihat ketika uang diarahkan ke sumber cahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak