- Truk mengalami rem blong dan menabrak sepeda motor di Jalan Galangan Kapal Makassar pada Selasa, 29 September 2026.
- Kecelakaan tersebut menimpa Jumaeda beserta tiga anaknya yang sedang menuju Kabupaten Pangkep untuk acara keluarga.
- Tiga korban mengalami luka-luka dan seorang balita meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RS Angkatan Laut Makassar.
SuaraSulsel.id - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Sebuah truk yang diduga mengalami rem blong menabrak sepeda motor yang dikendarai seorang ayah bersama tiga anaknya.
Empat orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Satu di antaranya seorang balita yang masih berusia satu tahun meninggal dunia.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Siska Dwimarita Susanti membenarkan kecelakaan tersebut. Ia mengatakan peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa, 29 September 2026 sore.
Baca Juga:Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 11 Polisi Diperiksa Propam
"Kejadiannya Selasa kemarin. Tiga orang luka dan 1 orang meninggal dunia," ujar Siska, Rabu, 30 September 2026.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.20 Wita. Saat itu truk yang dikemudikan Nourman Razak (34) melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Galangan Kapal.
Di tengah perjalanan, truk tersebut diduga mengalami rem blong. Kendaraan kemudian tidak dapat dikendalikan dan menabrak sepeda motor yang melaju searah.
"Kemudian truk mengalami rem blong. Sopir tidak dapat mengendalikan kendaraan dan menabrak pengendara sepeda motor yang bergerak dari arah yang sama," sebutnya.
Sepeda motor tersebut dikendarai Jumaeda (38) yang membonceng tiga anaknya. Mereka terjatuh ke badan jalan setelah ditabrak truk.
Baca Juga:Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
Nahas, setelah terjatuh para korban diduga kembali terlindas kendaraan tersebut.
Saat kejadian truk tersebut disebut hendak mendahului antrean kendaraan yang sedang mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Jumaeda bersama ketiga anaknya kemudian dievakuasi ke RS Angkatan Laut Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.
Jumaeda mengalami luka lecet pada bagian pelipis kiri. Dua anak lainnya mengalami luka pada bagian kaki dan lutut.
Sementara seorang anak berusia dua tahun mengalami luka pada bagian belakang leher dan memar. Kondisinya kemudian memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
"Yang balita mengalami luka di leher belakang dan meninggal dunia di RS Angkatan Laut," kata Siska.