Tampang Pelaku Lowongan Kerja Palsu, Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar

Penangkapan itu dibenarkan Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Hamka.

Eko Faizin
Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB
Tampang Pelaku Lowongan Kerja Palsu, Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar
Tampang pelaku pemerkosaan mahasiswi di Makassar ditangkap. [Ist]
Baca 10 detik
  • Fery Daeng Rumpa, pelaku pemerkosaan mahasiswi di Makassar ditangkap.
  • Akhir pelarian pelaku pun berakhir setelah ditangkap saat tiba di Surabaya.
  • Pelaku sebelumnya menyekap korban dengan modus membuka lowongan kerja.

Warga sekitar yang melihat kondisi korban langsung memberikan pertolongan sebelum peristiwa itu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.

Pengungkapan kasus ini kemudian memicu perhatian luas, termasuk dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang bahkan turun langsung memberikan dukungan moril kepada korban.

Zainal mengaku kebetulan sedang berada di Makassar untuk agenda dinas ketika mendengar kabar adanya mahasiswi asal Kalimantan Utara yang menjadi korban dugaan penyekapan dan kekerasan seksual.

Ia kemudian mendatangi korban di asrama tempat tinggalnya bersama aparat dari Polsek Tamalate dan Polrestabes Makassar.

"Ya, kita mengunjungi untuk memberikan dukungan moril dan pendampingan," ujar Zainal.

Zainal menegaskan kondisi psikologis korban menjadi hal yang harus diprioritaskan dalam penanganan kasus tersebut. Karena itu, ia meminta agar identitas dan kehidupan pribadi korban tidak menjadi konsumsi publik secara berlebihan.

"Saya meminta teman-teman media jangan di-blow up korbannya, tapi yang harus di-blow up itu bagaimana kita bersama-sama mencari pelaku ini," harapnya.

Ia menambahkan korban membutuhkan perlindungan dan pendampingan psikologis agar dapat pulih dari trauma yang dialami. Pemerintah juga sudah menyiapkan pengacara untuk mendampingi korban.

"Kasihan dia secara psikologis. Ini yang perlu kita tangani segera dan dari psikolog kita sudah meminta bantuan," tuturnya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang beredar di media sosial, terutama yang tidak berasal dari perusahaan atau lembaga resmi.

Masyarakat diimbau untuk memastikan identitas pemberi kerja serta lokasi wawancara terlebih dahulu sebelum mendatangi suatu tempat seorang diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini