Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ternyata Mau Cari Korban Baru di Surabaya

Pelaku ternyata diduga hendak mengulangi aksi serupa di Jawa Timur.

Eko Faizin
Minggu, 17 Mei 2026 | 13:08 WIB
Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ternyata Mau Cari Korban Baru di Surabaya
Pemerkosa mahasiswi di Makassar ditangkap. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pelaku pemerkosaan mahasiswi di Makassar ditangkap di Jawa Timur.
  • Pelaku ternyata diduga hendak mengulangi aksi serupa di Surabaya.
  • Pelaku mengaku kembali bikin lowongan pekerjaan palsu di Surabaya.

SuaraSulsel.id - Pelarian Fery Daeng Rumpa (33), pelaku lowongan kerja fiktif yang menyekap dan memperkosa seorang mahasiswi di Makassar, Sulawesi Selatan terhenti di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Namun, di balik pelariannya itu polisi mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku ternyata diduga hendak mengulangi aksi serupa di Jawa Timur.

Fery ditangkap Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar pada Sabtu (16/5/2026) saat baru tiba di Surabaya menggunakan kapal laut.

Penangkapan dilakukan setelah aparat melakukan pengejaran lintas provinsi dan berkoordinasi dengan sejumlah satuan kepolisian di Jawa Timur (Jatim).

Termasuk Cyber Polda Jatim, Resmob Polrestabes Surabaya, Jatanras Polrestabes Surabaya, hingga Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Kasubnit II Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar mengatakan pelaku mengaku kembali membuat lowongan pekerjaan palsu di Surabaya.

"Iya, pelaku memberikan keterangan bahwa dirinya melarikan diri ke Surabaya dan kembali memposting tawaran pekerjaan ART di wilayah Surabaya dan berniat untuk melakukan kejahatan yang sama seperti yang dilakukan di Kota Makassar," ujar Supriadi, Minggu (17/5/2026).

Menurut Supriadi, modus yang digunakan pelaku tergolong sederhana namun cukup meyakinkan.

Pelaku menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga atau babysitter dengan gaji Rp3 juta melalui media sosial Facebook.

Korban yang tertarik kemudian diarahkan untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu sebelum diminta datang ke alamat yang telah disiapkan pelaku.

"Korban mencari info pekerjaan di Facebook, kemudian salah satu akun memberikan kontak WhatsApp. Setelah dihubungi, korban disuruh datang ke lokasi," jelasnya.

Dalam kasus yang terjadi di Makassar, korban diketahui merupakan seorang mahasiswi asal Nunukan, Kalimantan Utara berinisial MR (20) yang sedang menempuh pendidikan di Kota Daeng.

Korban datang ke sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar sambil membawa pakaian dan perlengkapan pribadi karena mengira akan mulai bekerja sebagai babysitter.

Namun setibanya di lokasi, korban justru diminta tinggal di kamar yang telah disiapkan pelaku.

Aksi bejat itu disebut terjadi pada malam ketiga korban berada di rumah kontrakan tersebut. Tepatnya pada 11 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 Wita.

Saat itu, pelaku tiba-tiba masuk ke kamar korban dan langsung menodongkan pisau cutter ke leher korban dari arah belakang.

Pelaku kemudian mendorong korban ke atas kasur, mengikat kedua tangan dan kaki korban, melakban mata serta mulut korban sebelum menutupi tubuh korban menggunakan selimut.

Setelah korban tak berdaya, pelaku diduga memperkosa korban di dalam kamar kontrakan tersebut.

Keesokan paginya, pada 12 Mei 2026 sekitar pukul 06.30 Wita, pelaku meninggalkan lokasi sambil membawa telepon genggam dan sejumlah dokumen penting milik korban.

Kasus itu akhirnya terungkap setelah korban berhasil melarikan diri dari rumah kontrakan dalam kondisi tangan masih terikat.

Warga sekitar yang melihat korban langsung memberikan pertolongan sebelum kejadian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yang diketahui sedang dalam perjalanan menuju Surabaya menggunakan kapal laut.

"Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, terduga pelaku berada di perjalanan menuju Kota Surabaya via kapal laut. Anggota kemudian bergerak menuju Surabaya dan berhasil mengamankan pelaku saat kapal tiba di Pelabuhan Tanjung Perak," ungkap Supriadi.

Tak hanya terlibat kasus penyekapan dan kekerasan seksual, polisi juga mengungkap Fery merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Takalar.

Pelaku diketahui pernah mencuri sepeda motor dan menjual hasil curiannya seharga Rp3 juta.

Dalam pemeriksaan awal, Fery mengaku berasal dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa, baik di Makassar maupun di wilayah lain.

Kasus ini memicu perhatian luas, termasuk dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang bahkan turun langsung memberikan dukungan moril kepada korban.

Zainal mengaku sengaja mendatangi korban di Makassar setelah mendengar kabar adanya mahasiswi asal Kalimantan Utara yang menjadi korban dugaan penyekapan dan kekerasan seksual.

"Ya, kita mengunjungi untuk memberikan dukungan moril dan pendampingan," ujar Zainal.

Ia meminta agar identitas korban tidak diekspos secara berlebihan demi menjaga kondisi psikologis korban.

"Saya meminta teman-teman media jangan di-blow up korbannya, tapi yang harus di-blow up itu bagaimana kita bersama-sama mencari pelaku ini," katanya.

Ia menegaskan korban membutuhkan perlindungan dan pendampingan psikologis agar dapat pulih dari trauma yang dialami.

Pemprov Kalimantan Utara juga disebut telah menyiapkan bantuan pendampingan hukum bagi korban.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di media sosial, terutama yang tidak berasal dari perusahaan atau lembaga resmi.

Polisi mengimbau masyarakat memastikan identitas pemberi kerja serta lokasi wawancara sebelum mendatangi suatu tempat seorang diri.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini