- Kakanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid menyampaikan tausiyah tentang akhlak bertetangga di Masjid Al Markaz Al Islami, Makassar, 4 Maret 2026.
- Tausiyah tersebut menekankan pentingnya berbuat baik kepada tetangga, termasuk saling tolong, meminjamkan, dan berbagi makanan.
- Ali Yafid juga mengingatkan bahwa menjaga hubungan sosial harmonis sama pentingnya dengan ibadah ritual dalam keimanan.
Mengutip ajaran Rasulullah SAW, ia mencontohkan anjuran sederhana namun kuat: memperbanyak kuah saat memasak agar bisa dibagikan kepada tetangga.
Menurutnya, ini menunjukkan Islam mengatur hubungan sosial hingga hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.
5. Tidak Menyakiti Tetangga
Ia menegaskan, ibadah ritual tidak cukup jika seseorang masih menyakiti tetangganya.
Baca Juga:Warga Makassar Dilarang Nyalakan Petasan di Akhir Ramadan
Ali Yafid mengingatkan sabda Nabi bahwa orang yang rajin ibadah tetapi menyakiti tetangga terancam celaka, sementara yang ibadahnya sederhana namun tidak mengganggu tetangga justru mendapat kemuliaan.
Ramadan Momentum Perkuat Kepedulian
Dalam penutup tausiyah, Ali Yafid mengajak jemaah menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial, sejalan dengan program Ekoteologi yang digagas Nasaruddin Umar.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi membangun kepekaan sosial terhadap orang di sekitar kita, terutama tetangga,” pesannya.
Ia pun mengingatkan bahwa setiap amal bergantung pada niat, seraya mengajak umat memaksimalkan sisa Ramadan dengan ibadah yang tulus.
Baca Juga:Ramadan di Makassar Diwarnai 'Perang' Senjata Mainan, Ini Perintah Wali Kota