Jumlah Kasus HIV AIDS di Sulawesi Selatan Sangat Mengkhawatirkan

Dinas Kesehatan Sulsel mencatat ada 1.214 kasus baru

Muhammad Yunus
Senin, 22 September 2025 | 17:59 WIB
Jumlah Kasus HIV AIDS di Sulawesi Selatan Sangat Mengkhawatirkan
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ishaq Iskandar [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Data menunjukkan mayoritas penderita berasal dari kelompok lelaki seks lelaki
  • Kasus HIV/AIDS terbanyak menyerang usia milenial antara 25-49 tahun
  • Penanganan HIV/AIDS tidak bisa hanya dibebankan ke satu instansi

Seks bebas, penggunaan jarum suntik narkoba, hingga orientasi seksual tertentu disebut menjadi pintu masuk penyebaran virus.

"Intinya bagaimana supaya masyarakat kita tidak melakukan hal-hal yang berisiko," ucapnya.

Strategi Pencegahan

Dinkes Sulsel terus menggencarkan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS. Program dilakukan mulai dari pendidikan usia dini, penyuluhan di sekolah, kampus, hingga tempat kerja.

Baca Juga:Sulsel Gandeng Vingroup Vietnam Kembangkan Energi Hijau dan Kendaraan Listrik

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPA) dan kelompok masyarakat sipil.

Ishaq menekankan pentingnya pemeriksaan rutin sebagai langkah deteksi dini. Dengan begitu, penderita bisa segera diobati sehingga tidak menularkan virus ke orang lain.

"Temukan, obati, sampai sembuh, dan jangan menularkan kepada yang lain. Itu intinya," tegasnya.

Meski ada kemajuan, stigma sosial masih menjadi hambatan besar. Banyak penderita enggan terbuka karena takut dikucilkan.

Padahal, kata Ishaq, kesadaran untuk memeriksakan diri justru kunci memutus rantai penularan.

Baca Juga:BRIN Dikecam Karena Pindahkan Artefak Makassar ke Cibinong

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan komunitas. Masih ada tempat hiburan dan penginapan yang menerima tamu tanpa verifikasi identitas.

Kondisi ini membuat praktik prostitusi terselubung sulit dikendalikan.

"Semua OPD dan elemen masyarakat harus bekerja sama. Kalau hanya Dinkes yang bergerak, mustahil bisa menekan angka ini," jelasnya.

Hingga kini, Dinkes Sulsel memastikan pelayanan kesehatan bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tetap berjalan.

Obat antiretroviral (ARV) tersedia di rumah sakit rujukan dan bisa diakses gratis.

Namun, Ishaq mengingatkan langkah terpenting tetap ada di tangan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini