Kota Makassar Lawan Jukir Liar Dengan Cara Ini

Sebanyak 27 juru parkir akan diterjunkan di 16 titik uji coba

Muhammad Yunus
Senin, 01 September 2025 | 19:00 WIB
Kota Makassar Lawan Jukir Liar Dengan Cara Ini
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meluncurkan program Digitalisasi Parkir, Senin 1 September 2025 [SuaraSulsel.id/Humas Pemkot Makassar]
Baca 10 detik
  • 27 Jukir Diterjunkan di Dua Ruas Jalan
  • Sistem Parkir Digital Lebih Transparan dan Tertib
  • Dongkrak PAD, Pemkot Makassar Bentuk Satgas Khusus Awasi Digitalisasi Parkir

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar melalui Perusahaan Umum Daerah (PD) Parkir resmi meluncurkan program Digitalisasi Parkir di Jalan WR Supratman, Senin (1/9/2025).

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine, pemasangan rompi resmi, serta penyerahan kalung QRIS card kepada perwakilan juru parkir.

Hadir pula unsur Forkopimda Makassar, perwakilan Bank Indonesia, mitra perbankan, dan sejumlah kepala SKPD.

Sebanyak 27 juru parkir akan diterjunkan di 16 titik uji coba.

Baca Juga:Bukan Naikkan Pajak! Kepala Daerah Diminta Kreatif Dongkrak PAD

Dengan dua ruas jalan utama sebagai percontohan awal, yakni Jalan WR Supratman dan Jalan Somba Opu.

Atasi Masalah Jukir Liar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa digitalisasi parkir menjadi solusi atas persoalan klasik yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Selama ini sistem parkir masih manual dan rawan kebocoran. Dengan digitalisasi, semuanya tercatat otomatis, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Munafri.

Ia menambahkan, sistem baru ini akan membuat posisi juru parkir lebih teratur dan hasil yang mereka peroleh lebih pasti.

Baca Juga:Mantan Wali Kota Makassar Berkumpul di Karebosi Rayakan HUT RI

Pendapatan parkir juga akan langsung terdistribusi secara proporsional ke pemerintah dan jukir.

Munafri mencontohkan praktik jukir liar yang sering memicu keluhan warga.

“Sering kita alami, baru berhenti sebentar sudah ditarik biaya. Kadang jukir muncul tiba-tiba. Dengan sistem ini, hal seperti itu bisa diminimalisir,” ujarnya.

Dorong PAD dan Tata Kota

Menurut Munafri, digitalisasi parkir bukan hanya soal kemudahan masyarakat, tetapi juga berdampak besar pada pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita ingin tahu betul berapa kontribusi PD Parkir terhadap keuangan daerah. Dengan sistem digital, kebocoran bisa ditekan,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini