Mengharukan! Penjaga Sekolah 58 Tahun Tempuh 266 KM Demi PPPK

Semangatnya jauh melebihi usianya. Tahun depan, pria sederhana ini dijadwalkan memasuki masa pensiun.

Muhammad Yunus
Senin, 05 Mei 2025 | 16:40 WIB
Mengharukan! Penjaga Sekolah 58 Tahun Tempuh 266 KM Demi PPPK
Syarifuddin, penjaga sekolah asal kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, ikut seleksi PPPK tahap II di gedung Rektorat UIM, Senin 5 Mei 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

"Saya senang melihat semangatnya. Saking semangatnya bulan tujuh sudah 58 (tahun). Tapi selalu ada peluang, asalkan semangat," kata Sudirman.

Bagi Syarifuddin, mendaftar seleksi PPPK bukan soal ambisi karier yang menjulang. Ini tentang penghargaan atas dedikasi puluhan tahun sebagai penjaga sekolah.

Syarifuddin juga ingin menunjukkan bahwa setiap pekerjaan di sekolah, tak peduli seberapa kecilnya di mata orang lain, pantas mendapat pengakuan dan peluang yang sama.

"Saya ingin tunjukkan, bahwa penjaga sekolah juga bisa ikut berjuang," katanya pelan.

Baca Juga:Gubernur Sulsel Temukan 'Harta Karun' yang Menyayat Hati di Rumah Warga Miskin Takalar

Dan di sebuah ruangan ujian yang dipenuhi ratusan honorer lainnya, Syarifuddin telah menjadi inspirasi. Bukan karena ia punya jabatan, tapi karena ia punya tekad yang tak lekang oleh waktu.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memantau suasana seleksi PPPK tahap II di gedung Rektorat UIM, Senin 5 Mei 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memantau suasana seleksi PPPK tahap II di gedung Rektorat UIM, Senin 5 Mei 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

BKN Pastikan Seleksi PPPK Tahap 2 Berlangsung Transparan

Pada kesempatan tersebut, hadir juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Profesor Zudan Arif Fakrulloh yang meninjau langsung pelaksanaan seleksi PPPK tahap 2.

Zudan menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi PPPK tahap 2 berjalan transparan dan terjadwal dengan ketat. Meskipun tengah beririsan dengan proses penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) tahap 1.

"Tiap hari akan diadakan percepatan penyelesaian tes PPPK. Tahap ini berhimpitan dengan proses penerbitan NIP tahap 1. Ini terus berproses," kata Zudan.

Baca Juga:Gubernur Sulsel Andi Sudirman Lanjutkan Pembangunan Stadion Sudiang

Mantan Pj Gubernur Sulawesi Selatan itu memastikan bahwa untuk CPNS, TMT-nya (Terhitung Mulai Tanggal) akan dimulai pada 1 Juni, dengan batas akhir penyelesaian hingga 30 Juni.

Sementara untuk PPPK, termasuk tahap 2, akan mulai aktif per 1 Oktober.

Zudan juga menjawab pertanyaan seputar kemungkinan adanya optimalisasi formasi dalam seleksi PPPK. Menurutnya, proses optimalisasi akan dilakukan setelah perhitungan menyeluruh untuk tahap 1 dan 2.

Optimalisasi artinya, peserta yang aslinya tidak lulus pada formasi yang dilamar diberi kesempatan di formasi lain.

"Misalnya, ketika ada peserta yang mengundurkan diri karena lokasi penempatan jauh, maka peserta dengan peringkat di bawahnya bisa naik menggantikan," jelasnya.

Kata Zudan, proses seperti itu sudah diterapkan pada seleksi PNS sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini