Ia berharap anak-anak bisa merdeka untuk mendengar, terbebas dari salah satu kendala tak kasat mata (invisible disability) yaitu gangguan pendengaran atau ketulian.
"Saat ini ketersediaan alat terbatas. Jadi kami memohon kepada Presiden untuk disiapkan alatnya lagi, sehingga bisa bermanfaat anak-anak dalam meraih masa depan yang lebih cemerlang," tutup Fikri.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga:Lomba Mewarnai Bendera Generasi Alfa, Upaya Jaga Nasionalisme di Era Digital