Bikin Haru! Kisah Ibu Ini Nekat Kejar Jokowi Demi Kesembuhan Anaknya

Ia hanya bisa menangis haru melihat anaknya yang baru berusia 3 tahun digiring

Muhammad Yunus
Selasa, 13 Agustus 2024 | 16:02 WIB
Bikin Haru! Kisah Ibu Ini Nekat Kejar Jokowi Demi Kesembuhan Anaknya
Pasien Akbar (3 tahun) usai menjalani operasi pemasangan implan koklea di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Orang yang menelpon itu mengaku Paspampres dari istana dan diutus langsung oleh Presiden Jokowi menghubunginya.

"Dia tanya data diri dan anak-anak, saya sempat berfikir apa ini penipuan. Tetapi Paspampres meyakinkan. Hingga akhirnya ia mulai sadar kalau ini betulan perintah dari presiden," ucap Yeyen tak kuasa menahan air matanya.

Setelahnya, Dinas Kesehatan Gorontalo datang menemui dan melihat kondisi Akbar. Mereka lalu diminta untuk berangkat ke Makassar menjalani pemeriksaan.

"Saya punya dua anak yang mengalami gangguan pendengaran. Tapi untuk saat ini yang di operasi dulu baru Akbar," ungkapnya.

Baca Juga:Lomba Mewarnai Bendera Generasi Alfa, Upaya Jaga Nasionalisme di Era Digital

Pemasangan alat bantu tersebut merupakan bantuan dari Presiden Jokowi dan Kementerian Kesehatan RI. Operasi berjalan lancar dan memakan waktu sekitar 4 jam.

Ini dilakukan di kamar bedah sentral RS Wahidin sudirohusodo Makassar, Senin kemarin.

Operasi bertujuan untuk memperbaiki fungsi pendengaran dengan mengambil alih fungsi koklea yang dapat mengubah gelombang suara, berupa energi mekanik menjadi impuls listrik.

Dokter THT RS Wahidin sekaligus ketua tim Profesor Eka Savitri mengatakan Akbar mengalami gangguan pendengaran atau penyakit bawaan sejak lahir.

Persiapan operasi dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Dimulai dari pemeriksaan pendengaran, pemeriksaan CT Scan dan MRI, pemasangan ABD, pemeriksaan.

Baca Juga:Presiden Jokowi Kalah di Pengadilan, Abdul Hayat Gani Kembali Berkantor di Pemprov Sulsel

"Kami telah menerima pasien rujukan ini dari RS Gorontalo sejak bulan Juli dan kami langsung membentuk tim guna mensukseskan dan mengupayakan yang terbaik bagi pasien Akbar," ucapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini