Kondisi Bayi Korban Kekerasan Oknum Dokter di Kota Makassar: Tidur Terganggu dan Sering Menangis

Balita korban penamparan dokter di Kota Makassar Sulawesi Selatan mengalami trauma

Muhammad Yunus
Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:32 WIB
Kondisi Bayi Korban Kekerasan Oknum Dokter di Kota Makassar: Tidur Terganggu dan Sering Menangis
Tangkapan layar aksi dokter aniaya bocah 3 tahun (Twitter)

SuaraSulsel.id - AI, balita korban penamparan dokter di Kota Makassar Sulawesi Selatan mengalami trauma. Korban disebut sulit tidur nyenyak dan kerap menangis.

Hal tersebut dikatakan Kepala UPTD Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar, Muslimin.

"Anaknya tidurnya terganggu dan kerap menangis. Ada masalah yang ditimbulkan dari kasus tersebut," kata Muslimin, Rabu, 2 Agustus 2023.

Muslimin mengaku turut andil melakukan rehabilitasi psikis korban dan kedua orang tuanya. Mereka sudah diasesment dan diberi layanan psikologis untuk pemulihan.

Baca Juga:Mantra Cenning Rara Suku Bugis Makassar, Diyakini Bisa Memikat Hati Lawan Jenis

"Kita beri upaya pemulihan. Kedua orang tuanya juga kita utamakan layanan konseling psikologis," sebutnya.

Sebelumnya, Makmur, dokter yang menempeleng balita di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ditetapkan jadi tersangka pada Senin, 31 Juli 2023. Kendati demikian, mantan Wakil Direktur rumah sakit Bahagia itu tidak ditahan.

Kasus Makmur sebelumnya viral di media sosial. Ia terbukti melakukan penganiayaan kepada anak tiga tahun hanya gegara kesal diganggu bermain catur.

Makmur dijerat pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76C UU RI, No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ia terancam pidana tiga tahun.

Kepada penyidik Makmur berdalih tidak sengaja memukul anak tersebut. Gerakannya hanya bentuk spontan.

Baca Juga:BRI Liga 1: Ligamen Telapak Tangan Kurniawan Kartika Adjie Robek Jelang Hadapi PSM Makassar Besok

"Saya juga hanya nasihati, bukan bentak atau marahi," tuturnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini