Cerita WNI Selamat Dari Sudan: Makanan Habis, Pabrik Indofood Dijarah

Warga Sulawesi Selatan yang tinggal di Sudan akhirnya dipulangkan

Muhammad Yunus
Minggu, 30 April 2023 | 15:48 WIB
Cerita WNI Selamat Dari Sudan: Makanan Habis, Pabrik Indofood Dijarah
Warga Sulawesi Selatan yang tinggal di Sudan dipulangkan ke Makassar, Minggu 30 April 2023 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

SuaraSulsel.id - Warga Sulawesi Selatan yang tinggal di Sudan akhirnya dipulangkan. Mereka disambut oleh Gubernur Sulawesi Selatan di rumah jabatan Gubernur, Minggu, 30 April 2023.

Untuk kloter pertama, ada 16 orang yang dipulangkan ke Sulawesi Selatan. Salah satu diantaranya adalah pasangan suami istri Joesrie dan Mutia.

Joesrie mengaku sudah tinggal di Sudan sejak tahun 2012. Ia bekerja di perusahaan Indofood selama 11 tahun.

"Sudah di Sudan sejak tahun 2012. Kebetulan saya menjabat sebagai Kepala Teknis di perusahaan Indofood. Itu satu-satunya investasi Indonesia di Sudan," ungkapnya.

Baca Juga:16 WNI Asal Sulawesi Selatan Dievakuasi Dari Sudan, Pemprov Sulsel Beri Bantuan

Joesrie mengaku masih ingat betul bagaimana konflik senjata terjadi di Sudan. Peristiwa awal bermula pada tanggal 15 April 2023, sebelum lebaran.

Mereka tidak tahu bahwa akan ada perang. Sebelumnya juga tidak ada pemberitahuan dari dua pihak yang berkonflik, yakni pemerintah ataupun paramiliter Rapid Support Forces (RSF).

"Kami ga tahu kalau ada gencatan senjata, saya kira petasan. Tapi kok ga berhenti-berhenti nih petasan," ungkapnya.

Mereka lalu mendapat pemberitahuan dari Kedutaan Besar di Khartum. Semua WNI diminta bersiap-siap untuk proses evakuasi.

Joesrie mengaku panik dan tidak peduli lagi soal harta benda. Yang terpenting adalah nyawanya dan istrinya.

Baca Juga:Hari Otonomi Daerah, Andi Sudirman: Bangkitkan Inovasi, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

"Mereka jarah terigu dan mie di pabrik karena pasokan makanan sudah habis. Semua toko tutup," ungkapnya.

Warga lainnya, Ahmad Hidayah mengatakan Sudan saat ini sangat mencekam. Asrama tempat tinggalnya bahkan sudah diduduki oleh RSF.

"Setiap hari kita dengar bom dan letupan senjata. Asrama kami sekarang itu sudah jadi markas RSF," ucap warga Makassar yang sedang kuliah di International University of Afrika itu.

Ahmad mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia yang mengevakuasi seluruh WNI dengan cepat. Walau diakuinya sangat tidak mudah.

"Kami dicegat sampai tiga kali. Mereka masuk bis dan todongkan senjata. Susah juga cari bis di sana, tidak ada sopir berani keluar," jelasnya.

Diketahui, Sudan tengah mencekam karena pertempuran meletus antara tentara reguler dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF). Gencatan senjata itu sudah berlangsung lebih dari sepekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini