PT Vale Bina Penyandang Disabilitas Bisnis Ayam Kampung

Melalui program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Muhammad Yunus
Rabu, 28 Desember 2022 | 05:36 WIB
PT Vale Bina Penyandang Disabilitas Bisnis Ayam Kampung
Sulaiman Roka, warga Luwu Timur mendapatkan program pembinaan usaha dari PT Vale [SuaraSulsel.id/Muhammad Yunus]

Setelah proposal disetujui. Bersama Vale, Sulaiman diberi pendampingan teknik memelihara ayam kampung secara organik.

"Kami memelihara 500 ekor ayam. Sudah terjual sebagian. Sekarang tersisa 150. Alhamdulillah bersama PT Vale sangat bermanfaat," katanya.

Sulaiman yang merupakan penyandang disabilitas mengaku memilih budidaya ayam kampung karena senang. Harganya juga lebih mahal dibandingkan ayam ras dan ayam potong.

Setiap kilo ayam kampung dijual Rp60 ribu. Dengan usia 90 hari, ayam kampung organik yang dipelihara sudah bisa dipanen.

Baca Juga:Tulus dan Tuli Berdaya

"Saya hanya pelihara ayam dan tekuni. Mudah-mudahan tidak ada virus lagi," harapnya.

Untuk mecegah penyakit pada ayam, Sulaiman diajari membuat jamu. Menggunakan bahan-bahan alami. Diberikan ke ayam agar terhindar dari penyakit.

Selain itu, jamu yang dibuat juga membuat rasa daging ayam organik tambah enak.

Sulaiman bersama 11 anggota kelompoknya juga membuat cairan disinfektan dari bahan alami. Disemprotkan ke kandang ayam.

Cairan disinfektan dari alam tidak hanya menjauhkan penyakit, kotoran ayam yang dikeluarkan juga tidak mengeluarkan bau menyengat.

Baca Juga:Raffi Ahmad Minta Rafathar Tos dengan Penyandang Disabilitas: Dark Jokes-nya Sesat

"Sehingga tetangga tidak terganggu dengan bau kotoran ayam," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini