Setelah melakukan metode coba- coba, 16 Januari 2022 kafe Tulus resmi dibuka.
Dengan berdirinya kafe Tulus, Zaenab berharap ini bisa memberikan dampak yang lebih luas. Masyarakat bisa lebih peduli dengan isu disabilitas.
“Saya sangat bersyukur kalau makin banyak orang yang membantu teman- teman disabilitas untuk lebih menciptakan ruang- ruang aktualisasi diri, kompetensi dan lain- lain. Sama halnya dengan isu perempuan, semoga isu disabilitas juga dibahas oleh masyarakat umum agar keresahannya bisa dirasakan oleh semua orang,” harap Zaenab.
Disabilitas memang menjadi kelompok marjinal bukan hanya karena jumlah tapi juga terpinggirkan di ruang publik. Meskipun memiliki keterbatasan, disabilitas adalah orang yang berdaya.
Baca Juga:4 Zodiak yang Dikenal Paling Pemaaf, Selalu Mau Memberi Kesempatan Kedua
Teman- teman disabilitas memiliki kemampuan namun terkadang tidak bisa dikembangkan karena hambatan dari lingkungannya. Salah satu bukti kalau disabilitas itu berdaya, yah barista di Kafe Tulus. Yuk, lebih aware dengan isu disabilitas! #JadiEmpatiKaloNgerti
Penulis: Irmalasari – Universitas Hasanuddin
Tulisan ini menjadi bagian dari program Workshop dan Story Grant Pers Mahasiswa yang digelar oleh Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK).