Tanah Longsor di Malino, Dinas PUTR Sulsel Lakukan Penanganan Darurat Pembukaan Akses

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menindaklanjuti bencana longsor yang menelan korban jiwa

Muhammad Yunus
Kamis, 17 November 2022 | 10:14 WIB
Tanah Longsor di Malino, Dinas PUTR Sulsel Lakukan Penanganan Darurat Pembukaan Akses
Petugas membersihkan material longsor di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Kamis 17 November 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menindaklanjuti bencana longsor yang menelan korban jiwa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Diketahui, hujan dengan intensitas tinggi melanda di Kabupaten Gowa. Sehingga mengakibatkan terjadinya longsor di ruas Sungguminasa - Malino. Tepatnya pada Km 63-64 dan km 60-61.

Kepala Dinas PUTR Sulsel Astina Abbas mengatakan, petugas segera menangani ruas jalan akses utama menuju Malino. Dengan membersihkan materian longsor yang menutup jalan.

"Kita segera melakukan penanganan darurat untuk membuka akses titik longsor di ruas Sungguminasa - Malino," katanya, Rabu (16/11/2022).

Baca Juga:Korban Longsor Kabupaten Gowa Bertambah, 3 Orang Meninggal dan 3 Orang Masih Dalam Pencarian

Menurutnya, atas arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman, agar penanganan darurat segera dilakukan. Utamanya untuk membuka akses jalan yang tertutup akibat longsor ini.

"Penanganan darurat akan dilakukan pembersihan material longsor di lokasi. Kemudian akan dilakukan pembukaan akses jalan, agar akses mobilisasi masyarakat bisa melintasi jalan ini," jelasnya.

Data korban bencana alam tanah longsor di Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan bertambah.

Hal ini dilaporkan dari hasil pendataa personel Basarnas Sulsel yang sudah tiba di lokasi kejadian pada Rabu (16/11/2022) malam.

Ada dua titik terdampak tanah longsor yang menyebabkan korban jiwa, yakni di Dusun Kunyika dan Dusun Borong Sapiria.

Baca Juga:Detik-detik Tanah Longsor di Gowa Menerjang Tiga Mobil, 1 Orang Meninggal Dunia

Di Dusun Kunyika ada rumah tertimbun dengan 1 orang atas nama Daeng Ngasseng (60 tahun) belum ditemukan.

Dusun Borong Sapiria sebuah mobil terseret tanah yang sebelumnya dilaporkan 1 orang hilang menjadi 3 orang belum ditemukan, yakni Nursamsia (25 tahun), Muh Royan (6 tahun), dan Jumria (37 tahun).

"Jadi total ada 4 orang korban yang sementara dalam pencarian," kata Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi, Kamis 17 November 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini