"Surat yang dilempar korban itu didapat oleh anggota dan menjadi petunjuk. Dari situlah, langsung dilakukan penangkapan terhadap tersangka, LU," ungkapnya.
Adapun alat bukti yang berhasil diamankan berupa pakaian korban dan satu lembar kain warna merah bermotif. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 81 dan 82 UU perlindungan anak JO pasal 64 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.
Sementara modus pemerkosaan yang terjadi di Muna Barat, kedua tersangka menjemput korban menggunakan sepeda motor dengan berpura-pura disuruh oleh pacarnya.
Korban pun ikut. Namun, tiba di lokasi, pacarnya tidak ada. Kedua tersangka langsung menyeret korban ke semak-semak dan melakukan pemerkosaan.
Baca Juga:Bursa Kerja Sulawesi Tenggara Siapkan 1.828 Lowongan Kerja di Sejumlah Perusahaan
"Korban sempat melakukan perlawanan. Tetapi, karena diancam menggunakan pisau, korban tidak bisa berbuat apa-apa. Kedua tersangka bergantian memperkosa korban," kata mantan Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara itu.
Barang bukti yang berhasil diamankan berupa switer, celana panjang lejing dan pakaian dalam. Kedua tersangka dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.