“Tema HUT ke- 20 Kota Palopo, pada tahun 2022, yaitu menandakan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan tingkat pengangguran kita tekan. Bahkan Kota Palopo akan kita jadikan sebagai kota kesehatan, dengan dibukanya Rest Area di setiap rumah sakit dan puskesmas. Dan akan kita jadikan sebagai kota seribu taman,” Jelasnya.
Judas menyampaikan angka presentase penurunan yang signifikan di sektor penduduk miskin, Palopo juga sebagai kota jasa. Tengah melakukan pelaksanaan pembangunan “multi year”.
Seperti pembangunan Sirkuit Ratona Motor Sport, pusat kuliner dan oleh-oleh Palopo, atau dikenal sebagai Menara Payung. Revitalisasi kawasan Islamic Center Kota Palopo, dan pembangunan Kantor DPRD Kota Palopo.
“Perkembangan Kota Palopo ini bukan hanya bergerak dan digerakkan oleh sektor pemerintah, melainkan juga oleh sektor swasta, property, pebankan, perhotelan, tempat olah raga, rekreasi keluarga, rumah sakit, apotik, star up dengan ciri kaum milenial dan digital modelnya. Wali Kota berharap Kota Palopo, menjadi kota kunjungan tujuan wisata kesehatan,” sebutnya.
Baca Juga:Gubernur Andi Sudirman Silaturahmi Bersama Warga Sulsel di Mekkah
Selama memimpin Kota Palopo ia menyampaikan apresiasi atas kerjasama dari Forkopimda, swasta dan masyarakat Kota Palopo, termasuk dari Pemprov Sulsel sehingga pembangunan dapat terwujud.
“Kami sadar demi kesinambungan di Kota Palopo memerlukan kesinambungan berbagai pihak dan seluruh masyarakat Kota Palopo dan Perhatian Pemerintah Sulawesi Selatan,” pungkasnya.