facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wali Kota Makassar Luncurkan Aplikasi Sehatmi, Dukung Program Makassar Metaverse

Muhammad Yunus Kamis, 19 Mei 2022 | 10:53 WIB

Wali Kota Makassar Luncurkan Aplikasi Sehatmi, Dukung Program Makassar Metaverse
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meluncurkan aplikasi "Sehatmi" yang menjadi bagian dari proyek Building Healthy Cities (BHC) yang didanai oleh USAID, Rabu 18 Mei 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Bagian dari proyek Building Healthy Cities (BHC) yang didanai oleh USAID

SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meluncurkan aplikasi "Sehatmi" yang menjadi bagian dari proyek Building Healthy Cities (BHC) yang didanai oleh USAID.

"Selama lima tahun Kota ini telah bekerja sama dengan proyek Building Healthy Cities (BHC) yang didanai USAID, JSI dan diimplementasikan oleh IOM di sini," ujarnya di Makassar, Rabu 18 Mei 2022.

Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan, aplikasi Sehatmi terintegrasi data agregat lintas sektor yang memuat sekitar 170 indikator kota sehat dari SKPD berbeda dan 12 data agregat indikator SPM kesehatan.

Menurut dia, pihaknya patut berbangga karena Makassar menjadi satu-satunya kota di Indonesia dimana inisiatif BHC ini dilaksanakan bersama smart city lainnya di India, Vietnam, dan Nepal.

Baca Juga: Danny Pomanto Dukung Transportasi Massal di Kota Makassar Menggunakan Kendaraan Listrik

Ia juga menerangkan jika proyek itu bertujuan untuk memfokuskan kembali kebijakan, perencanaan, dan layanan kota dengan pola pikir kesetaraan kesehatan dan meningkatkan pengambilan keputusan berdasarkan data.

"Itulah mengapa platform aplikasi Sehatmi diciptakan karena upaya ini bisa terintegrasi dan juga SDM yang terlatih dapat meningkatkan kualitas, akses, dan ketetapan waktu data. Sehingga mendorong proses perencanaan yang efektif," katanya.

Danny menjelaskan, diciptakannya aplikasi Sehatmi karena sifatnya open source dan dapat ditambahkan aplikasi serta kategori lainnya. Aplikasi itu juga akan diintegrasikan dengan program terbaru yakni Makassar Metaverse.

"Saat ini kan kita mengembangkan kota metaverse. Saya pikir kesehatan bisa maju selangkah dengan metaverse," terangnya.

Sementara, USAID Health Office Deputy Director Darly Martyris yang mengikuti konferensi ini secara virtual mengatakan pihaknya tidak menyangka jika proyek ini sudah berjalan hingga lima tahun lamanya.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Perkenalkan Program Jagai Anak Ta Kepada Direktur USAID Indonesia

Ia berterima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar karena telah mendukung dan menyamakan visi misinya untuk membangun Kota Makassar menjadi Kota yang lebih sehat dan cerdas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait